Kapolda Kalbar: Jadilah Penerang di Tengah Kegelapan

Kegiatan api unggun ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat juang yang tinggi laksana kobaran api yang menyala di hadapan kita.

Kapolda Kalbar: Jadilah Penerang di Tengah Kegelapan
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Kapolda Kalbar Irjen Pol H Didi Haryono buka acara api unggun Siswa Diktuk Bintara Polri Polda Kalbar pada Rabu (2/10/2019) kemarin. 

Kapolda Kalbar: Jadilah Penerang di Tengah Kegelapan

SINGKAWANG- Kapolda Kalbar Irjen Pol H Didi Haryono buka acara api unggun Siswa Diktuk Bintara Polri Polda Kalbar pada Rabu (2/10/2019) kemarin.

Kegiatan Diktuk Bintara Polri Polda Kalbar ini ‎yang merupakan rangkaian kegiatan out bound dalam mengakhiri masa Dasbhara yang di hadiri sejumlah pejabat utama Polda Kalbar.

Kapolda Kalbar menilai acara api unggun di alam terbuka ini relevan dengan upaya pengembangan kecerdasan kinestesis (gerak tubuh) dan spasial (keruangan).

“Terkait peningkatan mutu pendidikan. Kegiatan api unggun ini sendiri tentunya bukan hanya merupakan suatu bentuk kegiatan bakar membakar saja, namun lebih dari itu kegiatan ini merupakan sebuah simbol penerangan yang akan memberikan banyak cahaya di tengah kegelapan. api unggun mengandung makna dan pesan moral yang luas serta memiliki aura sakral, wibawa dan penuh rasa khidmat,” kata Irjen Pol H Didi Haryono.

Baca: 13 Bintara Remaja Orientasi Kerja di Polres Landak

Baca: Irwasda Andi Musa Buka Secara Resmi Pendidikan Bintara Polri 2019/2020di SPN Pontianak

Mantan Waka Polda Kepulauan Riau itu menjelaskan, seperti yang kita ketahui bahwa api memiliki dua sifat yang bertentangan yaitu sifat baik dan sifat buruk atau merusak.

Untuk itu pada moment api unggun ini saya berpesan.

“Jadilah api yang memiliki sifat baik yang dapat memberikan penerangan di tengah kegelapan dan juga api yang bersahabat kepada masyarakat serta mampu memberikan rasa aman dan nyaman sehingga nantinya dalam kehidupan mendatang, para siswa akan tumbuh menjadi sosok polisi yang terus memiliki manfaat untuk masyarakat. Namun janganlah sebaliknya, menjadi sebuah api yang justru menghancurkan masyarakat dan selalu memberikan kerugian untuk orang-orang di sekitar kalian,” ujarnya

Kegiatan api unggun ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat juang yang tinggi laksana kobaran api yang menyala di hadapan kita.

Semangat juang ini sangat bermanfaat terutama untuk menghadapi kegiatan long march dengan jarak tempuh kurang lebih sejauh 30 kilometer.

“Oleh karena itu, saya mengimbau agar siswa diktuk bintara polri perbatasan dalam melaksanakan kegiatan ini harus konsentrasi, serius dan sungguh-sungguh karena apa yang akan siswa laksanakan bukan kegiatan biasa namun memerlukan ketahanan fisik dan mental yang tinggi,” imbau Jenderal Polisi Bintang dua ini. (*)

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Hadi Sudirmansyah
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved