Breaking News:

Delapan Orang di Kalbar Meninggal Karena Rabies Selama 2019

Sejak rabies mewabah 2014 lalu, hanya Kota Pontianak hingga saat ini masih terbebas, sedangkan 13 kabupaten kota lainnya telah terjangkit.

Penulis: Syahroni | Editor: Maudy Asri Gita Utami
Net
Ilustrasi anjing liar. 

Delapan Orang di Kalbar Meninggal Karena Rabies Selama 2019

PONTIANAK- Dinas Pangan, Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Kalbar, Munsif menjelaskan sepanjang 2019 setidaknya ada delapan kasus kematian diakibatkan rabies yang ditularkan oleh hewan.

Dari delapan korban sampai hari ini disebutnya paling banyak pada Kabupaten Sanggau dengan lima kasus kematian, sentara Sekadau, Landak dan Sambas masing-masing satu kasus.

"Tahun ini sudah ada delapan kasus kematian karena rabies dan lebih kecil dari tahun sebelumnya, karena tahun 2018 ada 24 korban," ucap Munsif saat diwawancarai, Jumat (4/10/2019).

Baca: Warga Jalan Kebangkitan Minta Pemerintah Tertibkan Anjing Berkeliaran Milik Masyarakat

Baca: Gigitan Anjing Rabies Renggut 5 Orang, Ini Imbauan Bupati Paolus Hadi

99 persen korban rabies ditegaskannya berasal dari gigitan anjing untuk di Kalbar.

Sejak rabies mewabah 2014 lalu, hanya Kota Pontianak hingga saat ini masih terbebas, sedangkan 13 kabupaten kota lainnya telah terjangkit.

Ia mengimbau seluruh warga yang mempunyai hewan peliharaan, anjing, kucing, musang dan lainnya untuk membawanya mendapatkan vaksin.

Sebab rabies berbahaya bisa membuatkan kematian pada korban yang digigit apabila tak ditangani cepat. (*)

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved