Bea dan Cukai Alami Perkembangan yang Pesat dan Terus Berinovasi

Kabid Fasilitas Kepabeanan dan Cukai, Johansyah, menyebutkan perkembangan Bea dan Cukai hingga saat ini sudah sangat besar.

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Kegiatan Workshop Revisi Peta Daerah Irigasi (Baku, Potensial, dan Fungsional) di Dinas PUPR pada Kamis (12/9/2019). 

Bea dan Cukai Alami Perkembangan yang Pesat dan Terus Berinovasi

PONTIANAK - Kabid Fasilitas Kepabeanan dan Cukai, Johansyah, menyebutkan perkembangan Bea dan Cukai hingga saat ini sudah sangat besar.

Mengingat usia Bea dan Cukai telah menginjak 73 tahun, pada 1 Oktober kemarin.

Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jendral Bea dan Cukai (DJBC) Kalimantan Bagian Barat (Kalbagbar) menggelar apel khusus, pada Selasa (2/10).

Ketika ditanyai Tribun mengenai perkembangan Bea dan Cukai dewasa ini, ia menyebutkan jika Bea dan Cukai telah mengalami perkembangan yang sangat besar.

Baca: Bupati Sintang Resmi Buka Workshop Agroforestri, Cegah Karhutla

Baca: Ini Tujuan Workshop PMKP Bagi RSUD dr Achmad Diponegoro Putussibau

Baca: Gelar Workshop PMKP, Ini Penjelasan Direktur RSUD dr Achmad Diponegoro Putussibau

Ia juga menyampaikan, saat ini Bea dan Cukai telah mengamankan keuangan negara, dan telah mengamankan penyalahgunaan peredaran uang di masyarakat.

"Jadi dampaknya itu secara macro ekonomi itu berdampak. Terutama sekarang berbeda seperti dulu, sekarang kita menekankan ke pegawai. Mereka dituntut untuk melakukan inovasi yang bisa dikembangkan," ungkapnya kepada Tribun.

Penulis: Rizki Fadriani
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved