Penemuan Mayat di Indekos, Sebelum Meninggal Korban Ditemukan Polisi Terkapar Dijalan

Kasat Reskrim Polresta Pontianak AKP Rully Robinson Polli mengungkapkan indentitas mayat perempuan yang ditemukan di sebuah indekost

Penemuan Mayat di Indekos, Sebelum Meninggal Korban Ditemukan Polisi Terkapar Dijalan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIVALDI ADE MUSLIADI
Warga Kelurahan Bansir Laut Kecamatan Pontianak Tenggara digegerkan dengan penemuan sesosok mayat di sebuah rumah indekost, Rabu (2/10). 

Penemuan Mayat di Indekos, Sebelum Meninggal Korban Ditemukan Polisi Terkapar Dijalan

PONTIANAK - Kasat Reskrim Polresta Pontianak AKP Rully Robinson Polli mengungkapkan indentitas mayat perempuan yang ditemukan di sebuah indekost Jalam Imam Bonjol Gang Tanjung Harapan RT/RW.003/002 Kelurahan Bansir Laut Kecamatan Pontianak Tenggara, Rabu (2/10).

Rully mengatakan, indetitas korban diketahui bernama Ade Bella Syahbania (24) yang beralamat tinggal di Jalan H R A Rahman Gg Gunung Sahar RT/RW.005/002 Kelurahan Sungai Jawi Dalam Kecamatan Pontianak Barat.

"Korban diketahui mengekost di Gang Tanjung Harapan, dan yang mengetahui korban telah meninggal dunia pertama kali oleh pemilik kost itu," ujarnya.

Rully juga menjelaskan, sebelum ditemukan meninggal dunia di kost, korban sempar ditemukan oleh seorang anggota polisi di Jl. Martadinata pada Rabu (2/9) sekitar pukul 03:30 WIB dalam keadaan terkapar di tepi jalan.

Baca: Alumni KPI IAIN Pontianak Buka Donasi untuk Anisa Korban Fortuner Maut

Baca: Warga Geger Penemuan Mayat Perempuan di Pontianak

Kemudian anggota polisi tersebut mengantar korban ke rumah kost nya di Jalan Tanjung Harapan. Setelah sampai di rumah kost tersebut pihak kepolisian menyerahkan kepada tuan rumah atau pemilik kostnya.

"Usai diantar oleh anggota ke kostnya, korban masih dalam keadaan sakit, dan dilakukan penanganan awal oleh pemilik kost dengan cara menyelimutinya. Dan di bawa ke ruang tamu rumah pemilik kost," jelasnya.

Namun, sekitar pukul 11:00 WIB, pemilik kost melihat korban dalam keadaan mulut nya terbuka seperti tidur. Pemilik kost yang merasa curiga langsung meminta warga sekitar untuk meminta diperiksa. Saat diperiksa ternyata korban korban sudah meninggal dunia. Warga kemudian menghubungi pihak kepolisian untuk melaorkan peristiwa yang terjadi.

"Dari informasi yang kita himpun, diketahui bahwa korban mengalami penyakit kista yang sudah cukup lama. Setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim inafis, korban langsung ditangani oleh pihak keluarga dengan membawa korban ke rumah duka di Kampong Arab Pontianak Timur. Pihak keluarga juga menolak untuk dilakukan otopsi terhadap korban," pungkasnya. 

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Rivaldi Ade Musliadi
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved