Ali Nasrun Sebut Pelantikan Ketua DPRD Defitinitif Harus Dipercepat, Untuk Pembahasan Anggaran

Ali Nasrun menilai memang seharusnya ada percepatan dalam pelantikan Ketua DPRD Kota Pontianak yang definitif

Ali Nasrun Sebut Pelantikan Ketua DPRD Defitinitif Harus Dipercepat, Untuk Pembahasan Anggaran
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Septi Dwisabrina
Pengamat Ekonomi Pontianak, Ali Nasrun saat ditemui wartawan Tribun Pontianak di ruang kerjanya, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Untan, Rabu (17/07/2019). 

Ali Nasrun Sebut Pelantikan Ketua DPRD Defitinitif Harus Dipercepat, Untuk Pembahasan Anggaran

PONTIANAK - Pengamat Ekonomi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tanjungpura, Ali Nasrun menilai memang seharusnya ada percepatan dalam pelantikan Ketua DPRD Kota Pontianak yang definitif, bahkan untuk seluruh daerah lainnya karena pembahasan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) harus segera dibahas.

Ia menilai APBD harus dibahas meskipun batasnya hingga akhir November. Sebab APBD akan sangat berpengaruh pada kelanjutan pembangunan didaerah tersebut.

"Semakin cepat dibahas dan dirampungkan, maka semakin baik masih ada waktu untuk memperbaiki dan melihat yang benar-benar prioritas," ucap Ali Nasrun saat diwawancarai, Selasa (1/10/2019).

Ia menegaskan jangan seperti dulu, dipenghujung jadwal baru eksekutif dan legislatif sibuk membahas dan kesannya terburu-buru.

Pembahasan semakin cepat maka semakin baik, sehingga pengerjaan dan penanganan pembangunan juga cepat.

Baca: VIDEO: Dukung Pasar Tradisional Terapkan E-retribusi, Ali Nasrun: Akuntabilitas Terjaga dengan Baik

Baca: Ali Nasrun: Perda CSR Diperlukan Agar Ada Tolak Ukur dan Sasaran Jelas dari Perusahaan

Baca: Ali Nasrun: Investasi Emas Simpan Potensi Besar Tanpa Pengaruh Inflasi

"Bisa bayangkan kalau ada program pemerintah yang dilaksanakan dalam tempo satu dua bulan harus selesai, karena anggaran yang belum siap,"tambahnya.

Kemudian, berapa lama efektivitas membahas anggaran ia menilai tergantung dan relatif.

Apabila anggaran yang diajukan sudah jelas dan yang menjadi objek dari anggaran adalah sesuatu yang jelas maka pembahasan tidak sulit.

"Ya kasarnya itukan, pembahasan APBD hanya mengenai bagi-bagi uang yang ada untuk dibangun apa dan instansi mana," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Syahroni
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved