PMII Minta DPRD Kalbar yang Baru Terbitkan Perda untuk Karhutla

PMII, kata dia, juga berharap agar wakil rakyat tersebut ingat dengan tujuan awal dan harus bisa memperjuangkan aspirasi rakyat.

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Ketua PMII Kalbar Muammar Kadafi 

PMII Minta DPRD Kalbar yang Baru Terbitkan Perda untuk Karhutla

PONTIANAK - Ketua Pengurus Koordinator Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Kalimantan Barat, Mu'ammar Kadafi ini mengingatkan agar anggota DPRD Provinsi Kalbar untuk menepati janjinya.

"Sebelumnya kita ucapkan selamat atas Pelantikan DPRD Provinsi Kalbar, namun tentunya kami ingin mengingatkan kepada para anggota DPRD agar menepati janjinya saat kampanye dulu, jangan sampai setelah dilantik malah lupa dengan janji manisnya," katanya.

PMII, kata dia, juga berharap agar wakil rakyat tersebut ingat dengan tujuan awal dan harus bisa memperjuangkan aspirasi rakyat.

Baca: IMM Kalbar Harap Anggota DPRD Kalbar Tak Hanya Manis Diawal

Baca: 700 Personel Polresta dan Polda Kalbar Akan Dikerahkan Pada Pelantikan Anggota DPRD Kalbar Besok

"Kita ingat betul bahwa tingkat kepercayaan masyarakat terhadap DPRD baik pusat ataupun daerah sangatlah rendah, ini disebabkan karena ketidakmampuanya DPRD untuk memenuhi janji politiknya terhadap rakyat," imbuh dia.

Bahkan, lanjut Kadafi, tidak jarang ditemukan banyaknya anggota dewan yang terseret kasus-kasus korupsi yang membuat rugi rakyat dan negara.

"Ini yang juga harus menjadi perhatian para anggota dewan baru yang akan segera dilantik. Agar tidak membuat rugi rakyat dengan korupsi," tuturnya.

Hari ini, lanjutnya, rakyat sangat butuh sosok perwakilan rakyat yang mampu mendengar semua aspirasi rakyat.

Kesejahteraan untuk rakyat, terangnya, adalah poin penting yang harus diperjuangkan oleh DPRD terpilih sesuai amanah pancasila sila kelima yaitu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

"Kita harap anggota DPRD periode ini untuk tetap mengedepankan kepentingan rakyat, karena tanpa rakyat sangat tidak mungkin mereka semua dapat duduk dikursi empuk anggota dewan, dan juga jangan sia-siakan suara rakyat yang telah dititipkan kepada dewan terpilih agar masyarakat dapat merasakan adanya wakil rakyat yang disebut DPRD itu," tegasnya.

Selain itu, ungkapnya, masyarakat Kalimantan Barat tentu berharap agar DPRD yang akan dilantik segera membuat Perda yang mengikat terkait Karhutla.

"Sesuai data yang kita peroleh bahwa penyebab kebakaran adalah Korporasi. Kita tidak mau kedepannya kasus-kasus kebakaran di Kalimantan Barat terulang kembali. Kasian masyarakat Kalbar setiap tahunnya menghirup asap, sehingga menyebabkan kematian yang diakibatkan ISPA," tuturnya.

"Harapan saya, semoga anggota dewan ini, dapat amanah dalam menjalankan tugasnya, membawa perubahan untuk rakyat kalbar, dan tetap mengutamakan kepentingan rakyat," tambahnya. (*)

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved