FASI XI Tingkat Kabupaten Sanggau Tahun 2019 Resmi Ditutup

Meraih juara ini merupakan hanya sebuah indikator saja, yang terpenting sebenarnya adalah hasil dari pembinaan kita terhadap anak-anak.

FASI XI Tingkat Kabupaten Sanggau Tahun 2019 Resmi Ditutup
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Asisten Administrasi Umum Setda Sanggau, H Joni Irwanto saat foto bersama usai menutup kegiatan Festival Anak Sholeh Indonesia (FASI) XI Kabupaten Sanggau Tahun 2019 yang dipusatkan di Gedung Balai Betomu Sanggau, Minggu (29/9/2019). 

Citizen Reporter
Staf Diskominfo Sanggau
Abang Alfian

FASI XI Tingkat Kabupaten Sanggau Tahun 2019 Resmi Ditutup

SANGGAU- Bupati Sanggau diwakili Asisten Administrasi Umum Setda Sanggau, H Joni Irwanto menutup kegiatan Festival Anak Sholeh Indonesia (FASI) XI Kabupaten Sanggau Tahun 2019 yang dipusatkan di Gedung Balai Betomu Sanggau, Minggu (29/9/2019).

Kegiatan diselenggarakan Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Taman Kanak-Kanak Al-Qur’an (LPPTKKA) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Sanggau, dengan mengusung motto “Bina Santri Jujur, Arif, Ramah, Santun dan Tulus (BISA JUARA SATU).

Hadir pada kesempatan tersebut, Kepala OPD atau pejabat yang mewakili, Ketua BKPRMI Kabupaten Sanggau atau yang mewakili, Direktur Daerah LPPTKA, BKPRMI Kabupaten Sanggau, Ahmad Kasful Anwar, Forkompimda, para peserta FASI dan masyarakat.

Baca: Paolus Hadi: Sanggau Siap Menjadi Tuan Rumah Ajang FASI Tingkat Provinsi Kalbar Tahun 2020

Baca: Raih Penghargaan FASI ke-VIII Tingkat Nasional

Sebelum menutup kegiatan Festival Anak Sholeh Indonesia (FASI) XI Tingkat Kabupaten Sanggau, Asisten Administrasi Umum Setda Sanggau, H Joni Irwanto menyampaikan ketika ingin halaman kita indah, maka perlu dipelihara, ditanami pohon, dipilih bibit pohon yang baik dan mudah-mudahan menjadi pohon yang rindang, berbuah dan harum baunya.

"Begitu juga ketika ingin memiliki anak-anak yang sholeh dan sholehah, maka melalui FASI ini untuk mengukur sejauh mana kita melakukan pembinaan terhadap anak-anak kita dalam hal pendidikan agama islamnya,”katanya.

Meraih juara ini merupakan hanya sebuah indikator saja, yang terpenting sebenarnya adalah hasil dari pembinaan kita terhadap anak-anak.

“Anak-anak yang menjadi juara ini diharapkan bisa menjadi contoh kepada teman-temannya, serta juga bisa mengingatkan kepada orang tuanya dalam hal pendidikan agama,”ujarnya.

Dikatakannya, kepengurusan Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Sanggau periode 2019-2024 sudah dilantik.

Halaman
12
Penulis: Hendri Chornelius
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved