760 Guru Ikuti Kegiatan Pelatihan Pendidikan PAUD

PKK Sambas rutin bekerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sambas untuk menggelar berbagai Pelatihan Pendidik PAUD.

TRIBUNPONTIANAK/M Wawan Gunawan
Pelaksanaan kegiatan Pelatihan Pendidik PAUD di Aula Utama Kantor Bupati Sambas, Senin (30/9/2019). 

760 Guru Ikuti Kegiatan Pelatihan Pendidikan PAUD

SAMBAS- Sebanyak 760 pendidik atau Guru PAUD ikut serta dalam kegiatan Pendidikan Pelatihan PAUD.

Kegiatan tersebut, di laksanakan oleh Tim Penggerak PKK Kabupaten Sambas, yang bekerjasama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Sambas.

Kegiatan tersebut, adalah Pelatihan Membuat Alat Permainan Edukatif Pendidika Anak Usia Dini (PAUD) yang digelar di Aula Utama Kantor Bupati Sambas.

Pada kesempatan itu, Ketua TP PKK Kabupaten Sambas, Lusyanah Kosasih mengatakan Pelatihan yang digelar hari ini adalah sebagai bentuk dukungan bagi Pemerintah Daerah Kabupaten Sambas untuk mewujudkan Visi Misi Akhlakul Karimah Unggul dan Sejahtera.

Baca: Bupati Atbah Buka Pelatihan Tenaga Didik PAUD

Baca: Bupati Atbah: Jangan Sampai Anak Kita Kekurangan Ruang Bermain

"PKK Kabupaten Sambas insyaAllah komitmen dan konsen mendukung Pemerintah Daerah Kab Sambas dalam mewujudkan visi misi pembangunan daerah," ujarnya, Senin (30/9/2019).

Ia menjelaskan, jika dalam jangka waktu tiga tahun terakhir.

PKK Sambas rutin bekerjasama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sambas untuk menggelar berbagai Pelatihan Pendidik PAUD.

Termasuk menggelar Pelatihan Mendongeng Bagi Para Tenaga Pendidik PAUD.

"Dalam tiga tahun terakhir, bersama Pemda melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sambas, kita terus berupaya menghadirkan peningkatan kapasitas tenaga pendidik," ungkapnya.

Ia mengatakan, jika pelatihan tersebut sangat penting bagi para tenaga pendidik.

Karena pada pelatihan itu, peserta pelatihan tidak hanya dapat teori-teori tapi juga mendapatkan prakteknya.

"Kita berharap, para tenaga pendidik PAUD, dengan keikutsertaan pelatihan ini, bisa mempraktekkan sehingga ada perubahan pada manajemen pendidikan PAUD," jelasnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan, jika perlu diberikan perhatian khusus pada PAUD.

Menurutnya, itu erat kaitannya dengan memanfaatkan usia emas generasi muda khususnya anak, sebagai kunci membangun generasi yang unggul.

"Kita harapkan, dengan pelatihan membuat alat permainan edukasi PAUD menghadirkan guru dan siswa PAUD yang kreatif, inovatif, dan aktif," tutup Ketua TP PKK Kabupaten Sambas. (*)

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved