Direktur PDAM Kota Pontianak Imbau Masyarakat Tak Gunakan Air PDAM untuk Konsumsi

Ini yang mengakibatkan air yang kita distribusikan kepada masyarakat menjadi asin

Direktur PDAM Kota Pontianak Imbau Masyarakat Tak Gunakan Air PDAM untuk Konsumsi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ FILE
Direktur Utama PDAM Tirta Khatulistiwa Pontianak, Lajito. 

Direktur PDAM Kota Pontianak Imbau Masyarakat Tak Gunakan Air PDAM untuk Konsumsi

PONTIANAK - Direktur PDAM Kota Pontianak, Lajito menyarankan agar masyarakat kota Pontianak yang menjadi pelanggan PDAM agar tidak mengkosumsi air yang diolah oleh mereka.

Mengingat air sungai Kapuas yang dijadikan sebagai air baku oleh PDAM memiliki kadar garam yang melebihi ambang batas.

Ia mengatakan sudah satu bulan ini kadar garam pada air baku yang digunakan oleh PDAM berada pada ambang batas.

"Kita juga sudah memberikan pengumuman kepada masyarakat bahwa air PDAM yang disalurkan saat ini tidak untuk kosumsi, namun hanya bisa digunakan untuk keperluan mandi dan mencuci," ujarnya saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (27/9/2019).

Baca: Lajito Nyatakan 80 Persen Penduduk di Kota Pontianak Telah Nikmati Air Bersih PDAM

Ia mengatakan sudah hampir dua bulan ini, Kalbar memasuki musim kemarau dan biasanya musim-musim seperti ini membuat air sungai Kapuas tererupsi oleh air laut dan memiliki kadar garam yang cukup tinggi, dimana sekitar dua minggu lalu, kadar garam air sungai Kapuas mencapai 5000 ppm lebih.

"Ini yang mengakibatkan air yang kita distribusikan kepada masyarakat menjadi asin," katanya.

Namun, katanya, saat ini Kalbar sudah mendapatkan curah hujan dan kadar garam sudah menurun menjadi sekitar 3000 ppm lebih.

Ia berharap agar kualitas air baku PDAM bisa semakin baik, sehingga air PDAM bisa kembali di kosumsi, karena kadar garam tertinggi pada air yang layak kosumsi berada diangka 600 ppm.

"Kalau kadarnya lebih dari 600 ppm, artinya air tidak layak kosumsi. Makanya, kita mengimbau kepada masyarakat agar tidak mengkosumsi air PDAM saat ini karena kadar garamnya masih berada diatas 3000 ppm," tutur Lajito.

Baca: VIDEO: Sutarmidji Motivasi Karyawan dalam Kegiatan Capacity Building Badan Pom

Baca: Air PDAM Mempawah Terasa Payau, Karyawan Sampai Tambah Jam Kerja Demi Pertahanan Kualitas Air

Halaman
12
Penulis: Anggita Putri
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved