Hina Polisi di Facebook, Warga Pontianak Langsung Dapat Respon Telak dari Petugas

Salah satu akun facebook milik seorang wanita memposting kata-kata hinaan dan ucapan yang tidak pantas.

Hina Polisi di Facebook, Warga Pontianak Langsung Dapat Respon Telak dari Petugas
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Anies atau Khoirunisa saat diperiksa di Mapolresta Pontianak, Kamis (26/9) malam. 

Hina Polisi di Facebook, Warga Pontianak Langsung Dapat Respon Telak dari Petugas

PONTIANAK - Penghinaan terhadap aparat kepolisian di dunia maya kembali terjadi.

Salah satu akun facebook milik seorang wanita memposting kata-kata hinaan dan ucapan yang tidak pantas.

Diketahui akun tersebut merupakan akun satu diantara warga Pontianak, hal itu jelas terlihat dari kosa kata yang digunakan merupakan aksen melayu Pontianak.

Postingan tersebut diunggah pada Kamis (26/9) pukul 11:09 WIB. Postingan tersebut juga telah dibagikan sebanyak 9 kali dan 1.4 Juta tayangan.

Tak butuh waktu lama, aparat kepolisian melalui Unit Jatanras Sat Reskrim Polresta Pontianak dapat melacak orang pengguna akun facebook tersebut.

Setelah melakukan penyelidikan dan mendapatkan alamat rumah pelaku, petugas langung mendatangi dan menciduk pelaku.

Diketahui identitas pelaku dari pengguna akun facebook tersebut adalah KS.

Baca: Seri Vs China, Timnas Indonesia U16 Berpotensi Jadi Wakil ASEAN Tunggal di Piala Asia AFC U16 2020

Baca: Hasil Indonesia U16 Vs China Imbang, Bagaimana Peluang Indonesia Lolos Piala Asia 2020?

Baca: Beredar Surat Pengunduran Diri Bupati Bengkayang di Medsos, Ini Tanggapan Pengamat Politik Untan

"Sudah kita amankan langsung tadi malam, dan dia mengakui perbuatannya dan meminta maaf dan berjanji tidak mengulanginya lagi," ujar Kasat Reskrim Polresta Pontianak AKP Rully Robinson Polli, Jumat (27/9).

"Dan pelaku juga dibawa ke Mapolresta untuk dimintai keterangan, saat ini dikenakan wajib lapor 1x24 jam, jadi tidak ditahan dikembalikan kerumah," sambungnya.

Dari pengakuan korban, Rully mengatakan bahwa alasan pelaku membuat postingan tersebut karena tidak suka melihat kelakuan polisi yang ada di pemberitaan pada aksi demo yang dilakukan mahasiswa di berbagai daerah di Indonesia.

Penulusuran Tribun, saat ini postingan tersebut sudah tidak ada lagi di akun facebook tersebut atau sudah dihapus oleh pengguna.

Pelaku juga membuat video permintaan maaf kepada aparat kepolisian dan juga kepada masyarakat, dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya lagi.

Penulis: Rivaldi Ade Musliadi
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved