Cok Hendri Ramapon Tetap Dilantik 30 September Sebagai Anggota DPRD Provinsi Kalbar

Ketua DPD Gerindra Kalbar, Suriansyah mengungkapkan jika Cok Hendri Ramapon, Caleg Gerindra Dapil 6 untuk DPRD Provinsi Kalbar

Cok Hendri Ramapon Tetap Dilantik 30 September Sebagai Anggota DPRD Provinsi Kalbar
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Pengacara Cok Hendri Ramapon, Fahrizal Siregar. SH.,MH . IST 

Cok Hendri Ramapon Tetap Dilantik 30 September Sebagai Anggota DPRD Provinsi Kalbar

PONTIANAK - Ketua DPD Gerindra Kalbar, Suriansyah mengungkapkan jika Cok Hendri Ramapon, Caleg Gerindra Dapil 6 untuk DPRD Provinsi Kalbar akan tetap dilantik pada Senin 30 September 2019.

"Sesuai dengan surat Mahkamah Partai Gerindra meminta penundaan pelantikan Cok Hendri disampaikan kepada Mendagri, Gubernur dan KPU, sampai hari ini memang Mendagri sebagai pihak yang melantik membuat SK tidak menarik nama Cok Hendri sehingga hari senin tetap dilantik sebagai Anggota DPRD Provinsi kecuali menit terakhir ada surat dari Mendagri," katanya, Jumat (27/09/2019).

Namun, diterangkannya, Cok Hendri Ramapon sudah dijadwalkan akan mengikuti persidangan mahkamah partai pada hari pelantikan itu, 30 September pukul 14.30 WIB.

"Saudara Cok Hendri saya sarankan tetap ikut pelantikan setelah itu sekitar pukul 12.00 WIB terbang ke Jakarta untuk ikut sidang Mahkamah Partai termasuk saya dan Hendri Makaluasc," bebernya.

Baca: Suriansyah, Suma Jenny dan Jajaran Terima Audiensi Massa Mahasiswa Dari Berbagai Kampus

Baca: Suriansyah Kembali Wakili Gerindra Kalbar Jadi Pimpinan

Baca: Suriansyah Nilai Kinerja Sutarmidji-Ria Norsan Setahun Pemerintahan Cukup Baik

Diakui Wakil Ketua DPRD ini, diantara dua kader yang bersengketa dalam hal ini Hendri Makaluasc dan Cok Hendri Ramapon memang tidak ada berkomunikasi.

Masing-masing, lanjut dia, ngotot dengan keyakinan data yang sipegang masing-masing dan dua-duanya memang merasa paling berhak dilantik.

"Tapi kami di DPD tentu berpegang pada administrasi yang ada, sepanjang tidak ada perubahan dari SK Mendagri dan KPU, maka Cok Hendri tetap dilantik," jelasnya.

Suriansyah pun menerangkan, jika Mahkamah Partai tentu akan mengambil sikap sesuai dengan peraturan yang ada.

"Tentu mahkamah partai akan memperhatikan berbagai putusan yang sudah diambil oleh Bawaslu, KPU dan Mahkamah Partai, jadi kita harus memberikan kesempatan pada Hendri Makaluasc untuk mengadu dan akan diadili di Mahkamah Partai," bebernya.

Sementara itu, untuk kasus Yusid Toyib caleg DPR RI Dapil Kalbar 1 yang sebelumnya ditetapkan sebagai Anggota DPR RI terpilih walaupun kemudian dipecat oleh Gerindra, Suriansyah mengaku belum mendapat arahan lebih lanjut.

"Proses sekarang adalah tuntutan Pak Yusid Toyib ke PTUN, menuntut KPU dan Gerindra membatalkan SK terkahir yang diputuskan KPU dan menuntut pembatalan Yusid Toyib, kami tentu menghargai itu dan dilapangan juga ada unjuk rasa di KPU maupun DPP Gerindra," tukasnya.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved