Terkait Penyegelan, Pihak PT Cargill Sebut Api Berasal dari Luar Area Lahannya

Dewi membantah jika lahan yang terbakar di kebunnya diakibatkan oleh faktor kesengajaan

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ NUR IMAM SATRIA
Kapolda Kalbar, Irjen Pol Didi Haryono didampingi perwakilan TNI, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalbar dan Pemda Ketapang saat menyegel lahan milik perusahaan dan perorangan di Kecamatan Manis Mata, Kabupaten Ketapang. 

Terkait Penyegelan, Pihak PT Cargill Sebut Api Berasal dari Luar Area Lahannya

KETAPANG - Terkait disegelnya lahan PT Harapan Sawit Lestari (HSL) dan PT Ayu Sawit Lestari (ASL) milik Cargill Group oleh Polda Kalbar yang diduga lalai sehingga membuat lahannya terbakar. Manajemen Cargill Group pun angkat bicara atas kejadian tersebut.

Corporate Communication PT Cargill, Dewi membantah jika lahan yang terbakar di kebunnya diakibatkan oleh faktor kesengajaan.

Dirinya mengaku kalau api berasal dari luar dan masuk ke area mereka.

Pihaknya juga mengaku kalau memiliki kebijakan yang ketat untuk melarang kegiatan pembakaran untuk alasan apapun di area kebun mereka.

Baca: VIDEO: Segel Perusahan Perkebunan Milik Asing di Ketapang, Ini Penjelasan Kapolda Kalbar

Baca: VIDEO: Aksi Massa Tolak RUU Kontroversial di Pontianak Punguti Sampah Sebelum Pulang

"Kami turut prihatin dengan kebakaran hutan di Indonesia, termasuk di Kalimantan Barat. Perkebunan kami juga merasakan dampak dari kebakaran hutan tersebut. Terkait dengan hal ini, kami menanganinya dengan serius, mulai dari memantau titik api melalui menara pantau api, mengerahkan tim pemadam kebakaran bersertifikasi dan menyediakan alat pemadam kebakaran untuk memadamkan api di sekitar perkebunan kami," tegasnya saat dikonfirmasi awak media, Rabu (25/09/2019).

Selain itu, diakuinya Cargill berkomitmen memastikan keselamatan semua orang baik karyawan maupun warga sekitar dan proaktif melakukan pencegahan serta pemantauan secara berkelanjutan.

"Yang pasti kami bekerja sama dengan pihak berwenang setempat untuk menyelidiki lebih lanjut situasi ini untuk mencegah kebakaran hutan," tandas Dewi.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Nur Imam Satria
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved