Sidiq Handanu Nilai Akreditasi Faskes Merupakan Kewajiban dan Kebutuhan

Dikatakan kewajiban, karena berdasar UU bahwa akreditasi bagi seluruh fasilitas kesehatan wajib terpenuhi, termasuk faskes Puskesmas.

Sidiq Handanu Nilai Akreditasi Faskes Merupakan Kewajiban dan Kebutuhan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/CLAUDIA LIBERANI
Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak, Sidiq Handanu 

Sidiq Handanu Nilai Akreditasi Faskes Merupakan Kewajiban dan Kebutuhan

PONTIANAK - Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak Sidiq Handanu menilai akreditasi rumah sakit bagi Puskesmas menjadi kewajiban dan Kebutuhan yang harus disiapkan.

Dikatakan kewajiban, karena berdasar UU bahwa akreditasi bagi seluruh fasilitas kesehatan wajib terpenuhi, termasuk faskes Puskesmas.

"Proses akreditasi tentunya sebagai upaya untuk memberikan pelayanan yang berkualitas dan menyelematkan pasien," ujarnya.

Bagi Dinas Kesehatan sendiri, bahwa akreditasi merupakan kebutuhan. Sebab beberapa faskes yang ada terdapat persaingan yang kompetitif dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Baca: VIDEO: Edi Sambut Tim Akreditasi di Puskesmas Gang Sehat

Baca: Tingkatkan Mutu, Puskesmas Singkawang Utara Gelar Survei Akreditasi

"Faskes yang memberikan fasilitas kesehatan terbaik, maka faskes itulah yang akan survaiv," ujarnya.

Ia juga menjelaskan perbaikan mutu layanan dan proses re akreditasi itu tidak akan ada habis dan selesainya. Semua akan di proses secara terus menerus dan harus mengalami peningkatan.

"Hari ini baik mungkin saja besok tidak baik. Oleh karena itu akan terus kita perbaiki baik dari sistem layanan maupun manajerial. Harus ada continus improvment. Itu intinya, ada perbaikan secara terus menerus," ujarnya.

Lebih lanjut, Sidiq Handanu juga mengatakan seluruh Puskesmas di Kota Pontianak sudah terakreditasi. Namun memang belum ada yang mencapai nilai paripurna.

"Paripurna itu kan penilaian yang paling tinggi, dan itu bukan hanya dinilai pelayanan di dalam gedung. Akan tetapi juga harus memberikan pelayanan diluar gedung," ujarnya.

Pelayanan diluar Gedung dikatakan oleh Sidiq Handanu adalah bagaimana cara koordinasi dengan seluruh lintas sektor seperti pembinaan posyandu, serta pembinaan masyarakat terhadap menumbuhkan prilaku hidup bersih dan menjaga pola hidup sehat agar tak mudah terjangkit penyakit.

"Itu semua akan dilihat. Bukan hanya dilihat dari kualitas fisik. Harus ada keseimbangan pelayanan di dalam gedung dan diluar gedung," ujarnya.

"bahkan kalau puskesmas itu layanan yang paling penting adalah pelayanan di luar gedung," imbuhnya. (*)

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Hamdan Darsani
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved