Kurang Pengetahuan Tentang Vaksinasi, Anggota Keluarga Beresiko Tertular Rabies

Ketika dikaji tingkat pengetahuannya soal penularan rabies, Rosadi tidak bisa menjelaskan secara benar.

Kurang Pengetahuan Tentang Vaksinasi, Anggota Keluarga Beresiko Tertular Rabies
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Masyarakat Kabupaten Mempawah melakukan vaksinasi hewan peliharaan di Klinik Kesehatan Hewan, Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan, Rabu (25/9/2019). 

Kurang Pengetahuan Tentang Vaksinasi, Anggota Keluarga Beresiko Tertular Rabies

MEMPAWAH -Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan, melalui Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan secara rutin telah melakukan sosialisasi terkait pentingnya vaksinasi terhadap hewan penular rabies (HPR).

Kendati demikian, masih banyak masyarakat di Kabupaten Mempawah yang masih belum mengetahui manfaat dari vaksinasi tersebut, ditambah lagi karena tidak pernah melihat, atau mengalami sendiri kejadian rabies pada hewan peliharaannya, masyarakat enggan untuk melakukan vaksinasi.

Satu diantara masyarakat di Kecamatan Mempawah Timur, Ferdi Andrianto (33) ketika sedang melakukan vaksinasi di klinik kesehatan hewan, Dinas Pertania Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Mempawah pada Rabu (25/9) pagi menjelaskan vaksin rabies sangat penting dilakukan terhadap hewan peliharaan guna mencegah penularan.

Baca: Daerah Perbatasan Mempawah Rawan Rabies, Nurhayati: Vaksinasi Hewan Baru 30 Persen

Baca: Data Kasus Peningkatan Rabies di Kalbar Sampai Tahun 2019

"Kebetulan saya pecinta kucing, selama ini saya rutin melakukan vaksinasi terhadap kucing saya, bagi saya itu sangat penting sekali, sebab selain mencegah penularan sesama hewan, vaksin yang diberikan juga mencegah agar hewan yang dipelihara menularkan kepada kita," ujarnya.

Menurut Ferdi, sebagai manusia yang hobi memelihara kucing, ataupun hewan lain seperti anjing dan sejenisnya, perlu melakukan vaksinasi sebab virus rabies yang bersifat zoonosis bisa menular kepada keluarga jika tidak dicegah.

Dijumpai Tribun Pontianak secara terpisah, Rosadi (38) mengaku tidak mengetahui secara rinci apa manfaat dari vaksinasi rabies terhadap hewan peliharaan. Dia yang mengaku memelihara lebih dari tiga ekor kucing dirumahnya tidak paham apa itu rabies, bagaimana cara penularannya dan kenapa vaksinasi penting untuk dilakukan.

"Kalau vaksinasi saya jujur saja tidak begitu mengerti, sebab selama ini saya tidak pernah mendapatkan sosialisasi terkait vaksin hewan tersebut, tapi saya sering mendengar di televisi bahwa rabies itu berbahaya bisa menular ke manusia, selama ini belum ada keluarga saya yang terkena rsbies," ujarnya.

Ketika dikaji tingkat pengetahuannya soal penularan rabies, Rosadi tidak bisa menjelaskan secara benar. "Saya cuma tahunya rabies menular dari anjing yang gila saja," ucapnya.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Ya'M Nurul Anshory
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved