Sambas Rehab 20 Sekolah, Bantuan Dari PUPR

Program yang merupakan bantuan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) itu, tersebar di beberapa Kecamatan

Sambas Rehab 20 Sekolah, Bantuan Dari PUPR
TRIBUNPONTIANAK/M Wawan Gunawan
Bupati Sambas Atbah Romin Suhaili saat, meletakkan batu pertama program rehabilitasi sekolah-sekolah di Kabupaten Sambas, bantuan dari Kementerian PUPR, di SDN 1 Sekura, Kecamatan Teluk Keramat. 

Sambas Rehab 20 Sekolah, Bantuan Dari PUPR

SAMBAS- Pada Tahun Anggaran 2019, Kabupaten Sambas mendapat bantuan anggaran untuk merehabilitasi 20 Bangunan Sekolah.

Hal itu sebagaimana yang di sampaikan oleh Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sambas, H Sabhan.

Ia menjelaskan, rehabilitasi 20 sekolah di Kabupaten Sambas itu masing-masing terdiri dari satu unit untuk Bangunan SMP dan 19 unit untuk Bangunan SD.

Program yang merupakan bantuan dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) itu, tersebar di beberapa Kecamatan di Kabupaten Sambas.

Baca: Diskominfotik Kapuas Hulu Pasang Internet Gratis di Desa dan Sekolah

Baca: Kemendikbud Beri Dana BOS Afirmasi dan Kinerja pada 135 Sekolah Jenjang SMA/SMK/SLB Negeri di Kalbar

"Tahun ini tersebar di tujuh kecamatan. Pertama di Kecamatan Teluk Keramat 11 Sekolah, Sajingan 2 Sekolah, Kecamatan Pemangkat 1 Sekolah, Semparuk 1 Sekolah, Sambas 1 Sekolah, Sejangkung 1 Sekolah dan Paloh 3 Sekolah," ujarnya, Selasa (24/9/2019).

Ia menjelaskan, jika kewenangan untuk pelaksanaan rehabilitasi ruang kelas di sekolah-sekolah Kabupaten Sambas sejak 2019 ini, kewenangannya berada di bawah PUPR.

"Sebelumnya memang berada di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yaitu program bantuan pemerintah. Tahun 2019 ini, sudah berubah, kini berada di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, dan Alhamdulillah tahun ini kita mendapatkan 20 unit rehabilitasi bangunan sekolah," ungkapnya.

Sabhan menjelaskan, jika untuk penetapan lokasi penerima Rehab PUPR itu berasal dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Dibawah koordinasi Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar berdasarkan Dapodik yang diinput sekolah, serta sesuai dengan kondisi sekolah yang bersangkutan.

Dan untuk Tahun Anggaran 2020, Sabhan mengatakan dinas yang ia pimpin juga telah mengajukan tambahan bantuan.

"Untuk rencana tahun 2020 ada 52 sekolah yang sudah didata dan diverifikasi oleh Konsultan Independen yang ditunjuk langsung Balai Prasarana Permukiman Wilayah Kalimantan Barat," katanya.

Menurutnya, untuk tahun depan sudah terdapat 48 sekolah yang sudah disetujui pihak Balai Prasarana Permukiman Wilayah Kalimantan Barat, untuk di rehabilitasi. (*)

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: M Wawan Gunawan
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved