Luncurkan Smart SIM, Ini Harapan Kapolda Kalbar

Turut dihadiri oleh Walikota Pontianak, Bupati Kubu Raya, Dandim, Danlanud, dan Forkopimda.

Luncurkan Smart SIM, Ini Harapan Kapolda Kalbar
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ RIVALDI ADE MUSLIADI
Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono secara resmi meluncurkan Smart SIM yang merupakan terobosan baru yang dilakukan oleh Polri. Peluncuran Smart SIM tersebut dilakukan Police Center Komplel Ayani Mega Mal Jl. Ahmad Yani, Selasa (24/9) sore. Turut dihadiri oleh Walikota Pontianak, Bupati Kubu Raya, Dandim, Danlanud, dan Forkopimda. 

Luncurkan Smart SIM, Ini Harapan Kapolda Kalbar 

PONTIANAK - Kapolda Kalbar Irjen Pol Didi Haryono secara resmi meluncurkan Smart SIM yang merupakan terobosan baru yang dilakukan oleh Polri.

Peluncuran Smart SIM tersebut dilakukan Police Center Komplel Ayani Mega Mal Jl. Ahmad Yani, Selasa (24/9) sore.

Turut dihadiri oleh Walikota Pontianak, Bupati Kubu Raya, Dandim, Danlanud, dan Forkopimda.

Dengan demikian, SIM tidak hanya menjadi instrumen wajib oleh pengendara, namun Smart SIM telah menjadi alat penting karena mampu menyimpan data pelanggaran, hingga bisa dijadikan alat transaksi untuk pembayaran.

Baca: Peresmian Kantor Disdukcapil, Alessius Asnanda: Semangat Kami untuk Bekerja Lebih Baik Lagi

Baca: Pengamat Politik: Lewat Layanan BPHTB, Kubu Raya Mampu Berikan Terobosan Layanan Publik

Kapolda Kalbar, Irjen Pol Didi Haryono mengatakan, jika SIM adalah bukti legitimasi kompetensi, alat kontrol, dan data forensik kepolisian.

“Khususnya bagi seseorang yang telah lulus uji pengetahuan, kemampuan, dan keterampilan untuk mengemudikan kendaraan bermotor di jalan sesuai dengan persyaratan yang ditentukan,” ujar Didi Haryono.

Kini dengan semakin berkembangkan teknologi informasi, proses pembuatan SIM sudah menganut sistem online. Pemohon bahkan sudah tidak perlu datang pagi-pagi untuk mengantre bikin SIM. Ini sangat memudahkan buat pemohon yang memiliki waktu terbatas.

Registrasi SIM online dapat dilakukan melalui website, dengan membuka smartphone, atau bisa juga datang langsung ke Satpas (Satuan Penyelenggara Administrasi) SIM. Namun dengan sistem online yang telah terintegrasi, pendaftaran dapat dilakukan setiap saat melalui media yang terkoneksi internet.

Didi juga mengatakan, ada sejumlah kelebihan pada smart SIM bagi penggunanya. Seperti dapat digunakan sebagai alat transaksi pembayaran, dengan saldo yang dapat diisi masksimal Rp. 2 Juta. Dan saat terbukti melanggar lalu lintas dan ditilang, bisa langsung membayar denda tilang menggunakan Smart SIM tersebut.

"Di Smart SIM juga berisi data lengkap pengguna, dapat diketahui juga catatan kriminalnya dan prestasinya. Nah bagi pelanggar lalu lintas, kecelakaan dan sebagainya datanya akan dimasukkan kesini," jelasnya.

Jadi, lanjut dia, saat dilakukan pencarian data pengguna cukup sekali klik namanya, maka akan diketahui catatan tentang pengguna tersebut. Baik catatan kriminal, pernah melanggara, dan sebagainya.

Pada kegiatan tersebut, Kapolda juga langsung menyerahkan Smart SIM kepada para Forkimpda yang hadir, dan juga kepada masyarakat yang hadir.

Penulis: Rivaldi Ade Musliadi
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved