Ganti Untung yang Diterima Dari Pelindo Fantastis, Uang Miliaran Digunakan Masyarakat Untuk Apa?

Ganti untung yang diberikan oleh PT Pelindo terhadap masyarakat yang terdampak pembangunan Terminal Kijing di Kecamatan Subgai Kunyit

Ganti Untung yang Diterima Dari Pelindo Fantastis, Uang Miliaran Digunakan Masyarakat Untuk Apa?
TRIBUNPONTIANAK/kolase
Pelabuhan Kijing 

Ganti Untung yang Diterima Dari Pelindo Fantastis, Uang Miliaran Digunakan Masyarakat Untuk Apa?

MEMPAWAH - Ganti untung yang diberikan oleh PT Pelindo terhadap masyarakat yang terdampak pembangunan Terminal Kijing di Kecamatan Subgai Kunyit, Kabupaten Mempawah, cukup fantastis.

Nilai ganti untung yang diberikan memang berbeda-beda, namun kebanyakan dari mereka disebut-sebut mendapatkan uang miliaran rupiah dari tanah yang mereka miliki di areal tersebut.

Salah satunya adalah Haji Kacung, saat diwawancarai oleh Tribun, pada Kamis (19/9/2019) lalu di Galaherang, mengakui bahwa dirinya diberi uang ganti untung lebih dari Rp. 5 miliar atas tanah yang dimilikinya.

"Saya sudah tinggal di Kecamatan Sungai Kunyit sejak tahun 90 an, dan luas lahan saya yang di ganti untung oleh Pelindo 1.25 hektar, dengan jumlah ganti untung sebesar Rp 5.125 miliar," ungkapnya.

Baca: Terwujud Pelabuhan Kijing Jadi Jembatan Percepatan Pertumbuhan Ekonomi Kalbar

Baca: Pembangunan Pelabuhan Kijing Capai 23 Persen, Target Beroperasi 2020 Mendatang

Baca: Agar Bisa Menetralisir Air PDAM yang Payau, Warga Mempawah Berharap Turun Hujan

Haji Kacung mengatakan, uang Rp 5 miliar lebih tersebut sudah sepadan dengan apa yang diambil oleh Pelindo darinya. Dia juga telah memanfaatkan uang tersebut untuk masa depan anaknya.

"Uang yang saya terima, saya gunakan untuk membangun rumah untuk anak-anak, untuk saya dan membuat usaha untuk mengganti usaha sebelumnya yang sudah habis karena digunakan untuk lahan pembangunan Terminal Kijing," tuturnya.

Lebih jauh, Haji Kacung mengatakan uang ganti untung dia jadikan modal usaha dan jaminan masa depan.

"Uangnya saya jadikan modal untuk usaha,
salah satunya membeli mobil untuk usaha rental, selain itu saya juga menabung untuk kesehatan tapi saya tidak membeli tanah," ujarnya.

Sebagai masyarakat, Haji Kacung sangat berterima kasih kepada pemerintah yang percaya kepada Pelindo untuk membangun pelabuhan internasional di Kecamatan Sungai Kunyit.

"Kita berharap ke depan pelabuhan tersebut akan bermanfaat untuk masa depan generasi penerus dan anak cucu kita, kami juga merasa bangga karena dulu kami hanya bisa melihat pelabuhan di televisi sekarang di depan mata kami ada pelabuhan berskala internasional," pungkasnya.

Penulis: Ya'M Nurul Anshory
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved