Bullying di Waterfront

AKSI 5 Gadis Belia Tendang, Jambak hingga Pukul Seorang Gadis 16 Tahun di Waterfront City Pontianak

Dalam video tersebut seorang anak berambut panjang memakai kemeja lengan pendek cream dan celana hitam dianiaya oleh sekitar lima bocah lainnya.

AKSI 5 Gadis Belia Tendang, Jambak hingga Pukul Seorang Gadis 16 Tahun di Waterfront City Pontianak
YOUTUBE TRIBUNPONTIANAK.CO.ID
AKSI 5 Gadis Belia Tendang, Jambak hingga Pukul Seorang Gadis 16 Tahun di Waterfront City Pontianak. 

"Sesuai dengan tugas dan kewajiban KPPAD, maka kami akan dilakukan pendampingan terhadap korban dan pelaku," kata Komisioner KPPAD Kalbar, Alik R Rosyad saat diwawancarai, Senin (23/9/2019).

Ia menjelaskan setelah mengetahui video yang beredar pihaknya langsung melakukan klarifikasi dan investigasi mengenai kejadian sebenarnya serta kronologi.

Dalam konferensi pers yang dilakukan, Alik tidak bisa memberikan banyak keterangan karena masih menunggu perkembangan.

Baik korban maupun pelaku telah diberikan pendampingan.

Ia menambahkan sesuai tugas pokok dan fungsi KPPAD, yakni melakukan upaya perlindungan terhadap anak di Kalbar baik anak sebagai korban maupun pelaku.

"Dari hasil di lapangan telah didapatkan informasi kebenaran terjadinya upaya kekerasan fisik yang dilakukan oleh beberapa anak terhadap anak lainnya," jelas Alik.

Pihak korban telah melaporkan kejadian tersebut kepada Polresta Pontianak, KPPAD sebagai lembaga yang sesuai dengan tupoksi mengarahkan kasus ini diselesaikan dengan mediasi.

"Kita harapkan upaya mediasi dapat menyelesaikan kasus ini, agar tidak ada proses hukum selanjutnya, karena merela masih dibawah umur," katanya.

Namun jika proses mediasi gagal tentu ada upaya lain yakni diversi.

Karena hal tersebut telah menjadi amanat Undang-undang nomor 11 tahun 2012 yakni tentang Sistem Peradilan Pidana Anak.

Halaman
1234
Penulis: Syahroni
Editor: Marlen Sitinjak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved