Tindak Konsumen Nunggak, PDAM Tirta Khatulistiwa Target 80 Persen dari Total Penunggak Tertagih

Jika tidak ada kesepakatan kapan akan dilunasi, petugas akan memutuskan jaringan PDAM.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Tunggakan Air Bersih Masyarakat Pontianak ke PDAM Capai Rp 35 Miliar, Lajito Ancam Tertibkan 

Tindak Konsumen Nunggak, PDAM Tirta Khatulistiwa Target 80 Persen dari Total Penunggak Tertagih

PONTIANAK - Direktur PDAM Tirta Khatulistiwa Kota Pontianak, Lajito menargetkan sebanyak 80 persen dari total tagihan penunggak pelanggan PDAM Kota Pontianak dapat terhimpun dari kebijakan penindakan berupa pemutusan jaringan PDAM yang di Lounching beberapa waktu lalu.

"Kalau bise seratus persen lebih bagus," ujarnya saat dijumpai di ruang kerjanya, Senin (23/9/2019)

Lajito menerangkan tim penindakan saat ini terus bekerja mendatangi para pelanggan yang menunggak. Jika tidak ada kesepakatan kapan akan dilunasi, petugas akan memutuskan jaringan PDAM.

Petugas juga dibagi menjadi tiga kelompok wilayah kerja yang secara simultan mendatangi para penunggak. Pembagianya di antaranya wilayah Pontianak Barat dan Kota, Pontianak Tenggara dan Selatan, serta Pontianak Timur dan Utara.

Baca: PDAM Pontianak Terkendala Air Baku Saat Kemarau, Komit Tetap Tingkatkan Layanan

Baca: PDAM Lakukan Seremonial Pelepasan Tim Penertiban Penunggak

"Tim itu akan efekti bekerja selama empat bulan ke depan, dan akan berakhir pada 31 Desember mendatang. Nantinya akan kita lihat seberapa efektif menagih penunggak," ujarnya.

Ia memaparkan berdasarkan data yang ada, total sekitar Rp 10miliar tunggakan dari pelanggan yang belum tertagih dan menjadi target dari PDAM untuk ditagih.

Dari Rp10 miliar tersebut secara terinci 7133 pelanggan PDAM menunggak pembayaran dan akan menjadi target dari tim penindakan untuk didatangi, dan kalau di kalkulasikan dengan jumlah rekening ada sekitar 60 ribu lembar rekening.

"Kita juga akan memberikan kelonggaran kepada pelanggan untuk mencicil lebih dahulu karena mungkin total tunggakannya sudah banyak," ujarnya.

"Sepanjang pelanggan tersebut beritikad baik untuk membayar kita akan kasih tempo dan tidak akan diputuskan jaringan PDAM," imbuh Lajito.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Hamdan Darsani
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved