Terima Audiensi, Kabag Hukum KPU Kalbar Nilai Langkah Yusid Toyib ke PTUN Sudah Benar

Kabag Hukum KPU Kalbar, Deni Trisnadyah menilai jika langkah yang ditempuh oleh caleg Gerindra untuk DPR RI dapil Kalbar 1

Terima Audiensi, Kabag Hukum KPU Kalbar Nilai Langkah Yusid Toyib ke PTUN Sudah Benar
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Ridho Panji Pradana
Ketua Tim Pemenangan Yusid Toyib, M Saleh atau akrab disapa Galing. 

Terima Audiensi, Kabag Hukum KPU Kalbar Nilai Langkah Yusid Toyib ke PTUN Sudah Benar

PONTIANAK - Kabag Hukum KPU Kalbar, Deni Trisnadyah menilai jika langkah yang ditempuh oleh caleg Gerindra untuk DPR RI dapil Kalbar 1, Yusid Toyib ke PTUN sudah benar dan tinggal dikawal.

Hal ini diungkapkannya saat beserta jajaran lainnya menerima audiensi puluhan massa pendukung ataupun tim pemenangan Yusid Toyib di Aula KPU Kalbar, Senin (23/09/2019).

 

Sebelumnya, ia pun menerangkan jika komisioner KPU Kalbar tidak bisa hadir menyambut lantaran ada kegiatan di Jakarta.

"Saya ingin menyampaikan salam hormat dari pimpinan kami, berlima komisioner dan sekretaris sedang mengikuti konsolnas di Jakarta, beliau sangat menyesal tidak bisa hadir karena diluar dugaan dan terus terang terkait dengan SK yang ada, semua kaget Pak, jadi kalau seandainya bapak menyebut demi Allah, kami juga demi Allah, kita sesama muslim," tuturnya.

Dikatakannya pula, jika pihaknya belum mengetahui adanya SK dari KPU RI.

"Alhamdulillah, seperti yang bapak sampaikan, Gerindra diselesaikan dengan beberapa proses juga dan kami tidak tau, ini juga kita mungkin disini ada media barang kali, saya menanyakan ke Kasubag teknis apakah memang ada SK itu dilampiran ke kita, tidak ada," jelasnya.

Baca: Yusid Toyib Merasa Didzalimi, Nilai Dipecat Sepihak Oleh Gerindra

Baca: Yusid Toyib, Profil Eks Dirjen Bina Konstruksi PUPR Terpilih Anggota DPR RI Dari Partai Gerindra

Baca: Yusid Toyib: Bangun Infrastruktur Pemerintah Perlu Peran Swasta

Ia pun menerangkan jika terkait putusan maupun pelaksanaan tersebut dilakukan secara hirarki sesuai tingkatan.

"Bapak tadi menyampaikan bahwa bapak sampai saat ini sudah berupaya melakukan upaya hukum ke PTUN, saya pikir langkah itu sudah benar tinggal dikawal, hanya terus terang kami tidak tau sampai detik ini rasa tidak pernah melihat dan mendengar SK tersebut, kami merasa aman-aman saja apa yang ditetapkan ditingkat nasional," tuturnya

Ia menilai dalam kompetensi absolut penyelesaian hasil sengketa perolehan suara ada di MK. Seharusnya PN Jaksel dinilainya tidak mengambil sikap terkait itu.

Halaman
123
Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved