PDAM Pontianak Tagih Penunggak, Nurfadli Imbau Kedepankan Sikap Persuasif

Menurutnya kadangkala para penunggak tak bisa membayar tunggakanya lantaran adanya denda yang cukup besar.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID / SYAHRONI
Calon Ketua DPRD Kota Pontianak, Nurfadli yang diajukan PDIP menggantikan Satarudin. 

PDAM Pontianak Tagih Penunggak, Nurfadli Imbau Kedepankan Sikap Persuasif

PONTIANAK - Ketua Sementara DPRD Kota Pontianak Nurfadli menilai diperlukan langkah persuasif yang ditempuh lebih dahulu oleh petugas PDAM Tirta Khatulistiwa Pontianak dalam menindak para pelanggan yang menunggak tagihan sebelum melakukan pemutusan sambungan pelanggan.

"Mungkin sebelum diputuskan sambungan, lebih dulu diingatkan pelan-pelan kapan bisa dibayarkan tunggakan tagihanya, sehingga tidak terkesan main cabut saja," ujarnnya, Senin (23/9/2019)

Menurutnya kadangkala para penunggak tak bisa membayar tunggakanya lantaran adanya denda yang cukup besar, sehingga hal tersebut terasa berat bagi masyarakat untuk melunasinya jika terlanjut menunggak.

Baca: Tindak Konsumen Nunggak, PDAM Tirta Khatulistiwa Target 80 Persen dari Total Penunggak Tertagih

Baca: PDAM Pontianak Terkendala Air Baku Saat Kemarau, Komit Tetap Tingkatkan Layanan

"Kadang tuh yang beratkan warga masalah denda. Kalau bisa jangan sampai ada denda yang berlipat-lipat sehingga itu akan terasa membebani masyarakat," ujarnya.

Kendati demikian, kesadaran para pelanggan tentu juga harus dibangun agar tertib menunaikan kewajiban melunasi tagihan setiap bulan atas pemakaian air dari PDAM.

"Saya setuju kebijakan dari PDAM yang juga memberikan keringanan bagi pelanggan yang menunggak dengan memperbolehkan mencicil tunggakanya pada waktu tertentu. Saya pikir itu juga sedikit memberikan keringanan terhadap masyarakat," ujarnya.

Tak hanya itu, PDAM juga harus terus meningtkatkan performance layanan dan pasokan air bersih dapat terdistribusi dengan baik.

"Jangan waktu ada yang menunggak baru riuh-riuh, tapi pasokan airnya nyendat-nyendat. Yah harus balance lah. Apalagi kota Pontianak ini kan semakin pesat dan maju, persoalan air bersih tentu harus jadi perhatian," ujarnya. (*)

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Hamdan Darsani
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved