Hujan Akhirnya Guyur Sukadana, Warga Bersyukur

Sebab, selama ini sebagian masyarakat Sukadana mengalami krisis air bersih akibat kemarau.

Tayang:
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Adelbertus Cahyono
Hujan berintensitas sedang akhirnya mengguyur wilayah Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, Senin (23/9/2019) sekitar Pukul 13.15 WIB. 

Hujan Akhirnya Guyur Sukadana, Warga Bersyukur

KAYONG UTARA - Hujan berintensitas sedang akhirnya mengguyur wilayah Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, Senin (23/9/2019) sekitar Pukul 13.15 WIB.

BMKG sebelumnya pun sempat memprediksi hujan lokal bakal mengguyur wilayah Kayong Utara.

Warga setempat, Mirza mengaku bersyukur hujan akhirnya turun membasahi Kota Sukadana.

Menurut Mirza, warga sudah lama menantikan hujan.

Baca: Potensi Hujan di Pontianak dan Wilayah Kalbar Lainnya

Baca: VIDEO: Gelar Salat Istisqa, Erlina: Berharap Turun Hujan

Sebab, selama ini sebagian masyarakat Sukadana mengalami krisis air bersih akibat kemarau.

Di lain sisi, wilayah mereka juga terpapar asap dari Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

"Udah sekitar satu bulanan enggak ada hujan tempat kita. Baru ini, makanya bersyukur," kata Mirza.

Mirza berharap, dengan turunnya hujan masalah krisis air bersih dan Karhutla segera berakhir.

"Enggak enak juga kan mau keluar banyak asap. Semoga lah dengan hujan ndak ada lagi kebakaran, air bersih pun ngalir," ujar Mirza.

Adapun, selama sekitar satu bulan terakhir sebagian masyarakat Sukadana memang mengalami krisis air bersih.

Selama itu, masyarakat terpaksa memenuhi kebutuhan Mandi, Cuci, dan Kakus (MCK) dengan membeli air bersih seharga Rp 120 ribu per dua ribu liter.

Di lain sisi, wilayah Sukadana pun sempat dikerubungi kabut asap akibat Karhutla selama sekitar dua pekan terakhir. (*)

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved