Air PDAM Mempawah Terasa Payau, Karyawan Sampai Tambah Jam Kerja Demi Pertahanan Kualitas Air

Selama musim kemarau, air yang di distribusikan oleh PDAM Kabupaten Mempawah kepada masyarakat terasa payau, Senin (23/9/2019).

Air PDAM Mempawah Terasa Payau, Karyawan Sampai Tambah Jam Kerja Demi Pertahanan Kualitas Air
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Ya'M Nurul Anshory
Pengganti Sementara Direktur PDAM Kabupaten Mempawah, Trisna Jaya, saat diwawancarai Tribun Pontianak, Senin (23/9/2019) pagi. 

Air PDAM Mempawah Terasa Payau, Karyawan Sampai Tambah Jam Kerja Demi Pertahanan Kualitas Air

MEMPAWAH - Selama musim kemarau, air yang di distribusikan oleh PDAM Kabupaten Mempawah kepada masyarakat terasa payau, Senin (23/9/2019).

Hal itu dikarenakan air Sungai Mempawah yang menjadi sumber air PDAM terpapar oleh air laut.

Pengganti Sementara Direktur PDAM Kabupaten Mempawah, Trisna Jaya mengatakan, pihaknya sampai menambah jam kerja demi memenuhi kebutuhan air masyarakat.

"Kita sudah menambah jam operasional kerja di PDAM ini, yang biasanya kita pulang kerja jam sekian, kita lewatkan dua jam, karena kita harus mengontrol kualitas air yang di sedot dan di alirkan," ujarnya.

Trinsa membenarkan bahwa air laut yang masuk ke Sungai Mempawah menjadi penyebab payaunya air yang di distribusikan olen PDAM.

"Iya benar, karena air laut masuk, jadi kita berupaya agar air ini tidak terlalu payau, atau asin, makanya operator harus mengatur waktu saat menghidupkan mesin, menyesuaikan dengan naik turunnya air laut," tandasnya.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Muhammad Rokib
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved