Jadi Korban Penganiayaan, Karyawan Rumah Makan di Putussibau Trauma Berat

Kondisi korban saat ini sudah dirawat di rumah sakit Putussibau, karena mengalami trauma berat,"

Jadi Korban Penganiayaan, Karyawan Rumah Makan di Putussibau Trauma Berat
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ SAHIRUL HAKIM
Kapolres Kapuas Hulu AKBP R Siswo Handoyo (tengah) 

Jadi Korban Penganiayaan, Karyawan Rumah Makan di Putussibau Trauma Berat

KAPUAS HULU - Kapolres Kapuas Hulu, AKBP R Siswo Handoyo membenarkan dugaan adanya kasus penganiayaan terhadap karyawan Rumah Makan yang beralaman di Jalan Kom Yos Sudarso, Kelurahan Putussibau Kota.

"Korban atasnama Desi yang diduga dianiaya oleh pemilik rumah makan tersebut yaitu Agusmiati. Kondisi korban saat ini sudah dirawat di rumah sakit Putussibau, karena mengalami trauma berat," ujar Siswo Handoyo kepada wartawan, Minggu (22/9/2019).

Sementara diduga pelaku yaitu Agusmiati sudah diperiksa oleh Reskrim Polres Kapuas Hulu, atas dugaan pelaku penganiayaan terhadap korban.

"Kalau korban hingga saat ini belum bisa diminta keterangan, karena kondisi masih trauma berat dan terbaring di rumah sakit Putussibau," ucap Siswo Handoyo.

Handoyo menjelaskan, menurut keterangan dari dugaan pelaku sendiri, motif melakukan penganiayaan terhadap korban (karyawannya) tersebut, karena korban melakukan kesalahan dalam bekerja.

"Kata pelaku, si korban itu salah potong bahan makanan, yang seharusnya tidak dipotong. Ini yang membuat pelaku marah," ujar Siswo Handoyo.

Baca: Link Live Streaming & Live Score Granada Vs Barcelona Liga Sapnyol, Pembuktian Griezmann Tanpa Messi

Sedangkan penganiayaan ini terbongkar bermula ketika ayah tiri korban melaporkan kejadian tersebut ke Polres Kapuas Hulu.

Awalnya ketika ayah korban yakni Sepawi Hamdan, pada hari Kamis (19/9/2019) pukul 19.30 WIB menjemput korban di tempat kerjanya.

"Terus pulang kerumah, korban menceritakan ke bapaknya, kalau sedang mengalami sakit karena ditarik, kemudian di duduki dibagian perut kemudian di sandarkan di dinding dan ditekan di bagian perut oleh pelaku," ucapnya.

Kemudian, setelah mendapatkan penjelasan tersebut, ayah korban kembali ketempat kerja korban untuk menanyakan masalah anaknya. Namun menurut pelaku tidak ada melakukan apa-apa terhadap korban.

"Atas kejadian tersebut kemudian ayah korban melaporkan kejadian kekerasan tersebut ke polisi. Saat ini pihak kepolisian Polres Kapuas Hulu masih meminta keterangan baik dari saksi maupun terduga pelaku penganiayaan," tukas Siswo Handoyo.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Sahirul Hakim
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved