VIDEO: Polisi Imbau Masyarakat dan Korporasi Tak Bakar Lahan

Hal ini dilakukan guna memberikan pemahaman kepada masyarakat selain berdampak pada gangguan kesehatan, membakar lahan juga bisa terkena sanksi hukum

VIDEO: Polisi Imbau Masyarakat dan Korporasi Tak Bakar Lahan

PONTIANAK - Dampak kabut asap yang dirasakan oleh warga Kota Pontianak akibat kebakaran lahan yang semakin meluas satu bulan terakhir, membuat berbagai pihak berupaya untuk mengatasinya.

Polda Kalbar dalam hal ini Polresta Pontianak selain menerjunkan anggotanya dalam upaya pemadaman kebakaran lahan yang terjadi di wilayah Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya.

Melalui Sat Binmas Polresta Pontianak juga menyampaikan himbauan kepada masyarakat dan korporasi untuk tidak melakukan pembakaran lahan dalam rangka membuka lahan pertanian maupun perkebunan. 

Baca: Ustadz Abdul Somad: Pelaku Pembakar Lahan Musti Digantung di Monas, Bandingkan Pengedar Narkoba

Baca: BREAKING NEWS - Luas Lahan yang Terbakar di Ketapang Capai 4.000 Hektare

Seperti yang dilakukan oleh Aiptu Sadiman, anggota Sat Binmas Polresta Pontianak bersama tim melakukan berbagai macam upaya sosialisasi tentang dampak kabut asap baik melalui media sosial.

Juga pemasangan spanduk dan penyebaran leaflet kepada masyarakat yang tinggal dekat dengan area lahan yang terbakar.

Baca: 5 Hektare Lahan Kosong Dekat Pemukiman Warga di Sungai Raya Terbakar, Warga Komplek Mengungsi

Baca: Dua Lahan Perusahaan Sawit Disegel, Pemda Sekadau Siap Sanksi Sesuai Aturan

Hal ini dilakukan dalam upaya memberikan pemahaman kepada masyarakat selain berdampak pada gangguan kesehatan, membakar lahan juga bisa terkena sanksi hukum sesuai dengan Undang-undang Nomor 32 tahun 2009 tentang pengelolaan lingkungan hidup, dan undang- undang Nomor 39 tahun 2014 tentang perkebunan dengan ancaman pidana penjara selama 10 tahun dan denda Rp 10 milyar rupiah.

 Simak selengkapnya dalam video istimewa Humas Polresta Pontianak berikut. (Dyj) 

Update berita pilihan tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak 

Penulis: Destriadi Yunas Jumasani
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved