Gapki Kalbar Peduli Kondisi Udara Sebar 20 Ribu Masker untuk Pengendara di Pontianak

Pengurus dan anggota Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Kalbar membagikan 20 ribu masker kepada pengendara

Gapki Kalbar Peduli Kondisi Udara Sebar 20 Ribu Masker untuk Pengendara di Pontianak
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/MUZAMMILUL ABRORI
Bentuk Kepedulian Gapki Kalbar Sebar 20 Ribu Masker untuk Pengendara di Pontianak. 

Gapki Kalbar Peduli Kondisi Udara Sebar 20 Ribu Masker untuk Pengendara di Pontianak

PONTIANAK - Pengurus dan anggota Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Kalbar membagikan 20 ribu masker kepada pengendara yang melintas di sejumlah titik di kota Pontianak, pada Sabtu (21/9/2019).

Koordinator Lapangan Gapki Kalbar Peduli, Yudiono mengungkapkan, melalui kegiatan Gapki Kalbar Peduli ini dilakukanlah pembagian 20 ribu masker pada empat titik utama sasaran Gapki Kalbar.

"Ada empat titik utama sasaran pembagian masker yakni di Masjid Mujahidin Pontianak, yang dimana itu sedang diadakannya shalat istisqa, kemudian dari sana kita kemudian memencar ke, Perempatan lampu merah Jalan A Yani, Bundaran Digulis Untan, dan Persimpangan Jalan Tanjungpura," jelas Kordinator Lapangan Gapki Kalbar Peduli.

Dikatakannya bahwa, kegiatan yang dilaksanakan ini merupakan bentuk kepedulian GAPKI Kalbar kepada masyarakat, karena kondisi dan kualitas udara akibat kabut asap semakin mengkhawatirkan.

"Saat ini kabut asap semakin pekat. Dengan hal itu kita prihatin sehingga diadakanlah kegiatan bagi-bagi masker ini," terangnya.

Baca: Siswa Rindam XII Tanjungpura bagikan 1000 masker di Pemangkat

Baca: Selan Aktif Dalam Penanggulangan Api Karhutla, BPAS Bagikan 4.000 Masker Gratis

Baca: POAR Bersama BPBD Landak Bagikan 2000 Masker

Dalam kesempatan tersebut, ia berharap atas terselenggaranya kegiatan ini, masyarakat bisa memakai masker saat beraktivitas di luar ruangan.

Yudiono yang juga merupakan pihak dari Sinarmas menyebutkan bahwa pihaknya sendiri, dan termasuk GAPKI Kalbar secara umum terus siaga, dan melakukan langkah terhadap pencegahan kebakaran lahan gambut.

"Kita siaga 24 jam. Semua perusahaan siaga dalam bentuk tanggap darurat. Namun karena kondisi kemarau dan lahan gambut ada titik api," ungkap Yudiono yang sekaligus dari pihak Sinarmas.

Menurutnya terkait Sinarmas sendiri, dia telah melakukan pembinaan dalam Program Desa Makmur Peduli Api. Program tersebut sudah dilakukan sejak 2015 lalu.

"Bahkan dalam program tersebut kita juga memberikan apresiasi kepada desa yang tidak ada titik api diberikan reward senilai Rp100 juta," tambahnya.

Ditambah lagi, menurut satu di antara pengendara sepeda motor Edy, mengaku berterima kasih dan menyambut baik pembagian masker yang diadakan oleh GAPKI Kalbar. Menurutnya memang untuk kondisi sekarang di mana pun harus gunakan masker karena kabut asap tebal.

"Bagus kegiatan ini, bagi-bagi masker sebab masih banyak pengendara tidak menggunakan masker terutama pengendara sepeda motor, termasuk saya ini. Sangat penting masker dan terima kasih atas kegiatan ini," kata Edy satu diantara pengendara sepeda motor. (Muzammilul abrori)

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Muzammilul Abrori
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved