Wali Kota Pontianak Kerahkan Seluruh OPD Tanggap Darurat Asap

Menyikapi kondisi kabut asap yang masih menyelimuti udara Kota Pontianak, Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak tak tinggal diam.

Wali Kota Pontianak Kerahkan Seluruh OPD Tanggap Darurat Asap
TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA
Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono diwawancarai awak media usai Konferensi pers terkait event Pontianak International Dragon Boat dan Khatulistiwa Run yang  digelar dalam acara Kopi Bareng Rekan Media di halaman Hotel Harris Pontianak, Sabtu (14/9/2019).Pontianak International Dragon Boat dan Khatulistiwa Run akan digelar pada 20-22 September di Alun-alun Kapuas Pontianak, yang akan diikuti oleh 7 negara. Dalam acara ini akan dikolaborasikan dengan acara titik kulminasi di Tugu Khatulistiwa. 

Citizen Reporter
Humas Pemkot Pontianak
Jimmy Ibrahim

Wali Kota Kerahkan Seluruh OPD Tanggap Darurat Asap

PONTIANAK - Menyikapi kondisi kabut asap yang masih menyelimuti udara Kota Pontianak, Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak tak tinggal diam.

Seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di bawah Pemkot Pontianak dikerahkan untuk menanggulangi dampak bencana asap.

Hal itu sebagaimana tertuang dalam surat edaran Wali Kota Pontianak Nomor 360/16/Umum/2019 tanggal 17 September 2019 tentang himbauan mengatasi dampak kemarau panjang dan kondisi udara yang buruk disebabkan asap.

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menyatakan, dikeluarkannya surat edaran itu sebagai upaya antisipasi dalam rangka tanggap darurat bencana asap maupun kemarau.

Hal itu dilakukannya melihat kondisi udara dan cuaca di Kota Pontianak akhir-akhir ini. Ia pun menginstruksikan jajarannya untuk siaga pada tugas dan fungsinya masing-masing.

Baca: Kabut Asap Masih Selimuti Kayong Utara

Baca: Tingkat Hunian Hotel Turun Akibat Kabut Asap, Pengusaha Travel dan Cargo Merugi

Baca: Akibat Kabut Asap, Bupati Kapuas Hulu Keluarkan Surat Edaran Libur Sekolah

"Misalnya Dinas Pekerjaan Umum menyiapkan tandon-tandon air atau sekat kanal, Dinas Kesehatan menyiapkan ruang oksigen dan tanggap darurat jika dibutuhkan ambulan, BPBD juga memantau seluruh api," ujarnya usai Salat Istisqa berjamaah dengan ribuan umat Islam di halaman Kantor Gubernur Kalbar, Rabu (18/9).

Demikian pula Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Pontianak diminta untuk selalu memantau titik api. Edi menyebut, untuk wilayah Kota Pontianak hampir tidak ada kebakaran lahan.

Memang sempat ada kebakaran lahan tapi masih terbilang spot kecil di pinggiran pada lahan gambut, namun cepat ditanggulangi dan dipadamkan.

"Kita terus memantau sebagai antisipasi kebakaran lahan, kalau ada laporan, kita langsung menuju ke lokasi untuk memadamkannya," jelas Edi. (jim/humpro)

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Syahroni
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved