Manifestasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, LP2M IAIN Pontianak Kembali Gelar Madrasah Binaan

Setelah sukses melaksanakan kegiatan Ihya’ Ramadhan, PPM Mandiri Malaysia, KKN Tematik Revolusi Mental, KKL Natuna dan Purwokerto

Manifestasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, LP2M IAIN Pontianak Kembali Gelar Madrasah Binaan
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Para siswa saat mengikuti kegiatan LP2M IAIN Pontianak. 

Manifestasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, LP2M IAIN Pontianak Kembali Gelar Madrasah Binaan

PONTIANAK - Setelah sukses melaksanakan kegiatan Ihya’ Ramadhan, PPM Mandiri Malaysia, KKN Tematik Revolusi Mental, KKL Natuna dan Purwokerto, KKL Reguler, serta Kampung Riset, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) IAIN Pontianak kembali menyelenggarakan kegiatan pengabdian masyarakat lainnya yaitu Madrasah Binaan.

Kegiatan ini rencananya akan dilaksanakan pada 28 sampai 29 September 2019 di Madrasah MI Nahdlatul Attfal dan Yayasan Pondok Pesantren Nurul Hasanah Desa Sungai Rasau, Kecamatan Sungai Pinyuh Kabupaten Mempawah.

Ketua Panitia, Fahmi Ichwan, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mengembangkan kapasitas madrasah melalui proses pendampingan yang dilakukan secara intensif dan integratif.

Program ini memiliki target untuk memperbaiki efektifitas manajemen madrasah dan meningkatkan kualitas pembelajaran di kelas.

Baca: LP2M IAIN Pontianak Dapatkan 149 Hak Cipta, Mulai Dari Buku, Film Kartun Hingga Musik

Baca: Program Studi Agama IAIN Pontianak Gelar Studium General

Baca: DEMA Fasya IAIN Pontianak Galang dan Salurkan Dana Bantuan ke Ibu Munia, Pengidap Tumor di Kubu Raya

"Pendampingan madrasah ini dilakukan di tahun 2019. Diharapkan dari program ini, madrasah dapat menjadi model dalam meningkatkan prestasi akademik dan non-akademik. Dalam kegiatan kali ini diarahkan untuk melaksanakan pelatihan menulis yang dirangkai dalam kegiatan Madrasah Binaan di kecamatan Sungai Pinyuh Kabupaten Mempawah,” Jelasnya , kamis (19/9/2019).

Kegiatan ini memiliki beberapa indikator, pertama, terciptanya madrasah model yang dapat menjadi rujukan madrasah-madrasah sejenis.

Kedua, meningkatnya kualitas layanan pendidikan melalui revitalisasi budaya dan manajemen madrasah.

Ketiga, meningkatnya kapasitas dan kompetensi SDM pendidik dan tenaga kependidikan.

Keempat, berkembangnya inovasi-inovasi yang terbaru dalam bidang pembelajaran yang berorientasi peningkatan kualitas siswa.

Halaman
12
Penulis: Anggita Putri
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved