Dampak Bencana Asap, Reservasi Hotel di Singkawang Turun 30 Persen

Bencana asap yang melanda Kota Singkawang akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) berpengaruh pada omzet

Dampak Bencana Asap, Reservasi Hotel di Singkawang Turun 30 Persen
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIDHOINO KRISTO SEBASTIANUS MELANO
Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Seluruh Indonesia (PHRI) Kota Singkawang, Mulyadi Qamal. 

Dampak Bencana Asap, Reservasi Hotel di Singkawang Turun 30 Persen

SINGKAWANG - Bencana asap yang melanda Kota Singkawang akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) berpengaruh pada omzet hotel-hotel yang ada di Kota Singkawang.

“Beberapa minggu asap makin tebal, penerbangan ditunda dan tingkat hunian hotel berkurang hingga 30 persen,” kata Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Seluruh Indonesia (PHRI) Kota Singkawang, Mulyadi Qamal, Kamis (19/9/2019).

Ia menuturkan, biasanya kunjungan banyak ke Kota Singkawang terutama saat Sabtu dan Minggu atau hari libur, namun sejak polusi asap kunjungan menurun.

Kunjungan tidak signifikan juga ketika siswa diliburkan, karena para siswa tentunya lebih banyak di rumah ketika polusi asap terjadi.

Baca: Bencana Asap Sebabkan Pengunjung Hotel Menurun

Baca: Dinas Lingkungan Hidup Singkawang Ajak Warga Cegah Karhutla, Bencana Asap Makin Berbahaya

Baca: Pemkot Pontianak Siapkan 7 Rumah Oksigen untuk Pertolongan Pertama Korban Bencana Asap, Ini Titiknya

"Harapan kita polusi asap segera dicegah,” tuturnya.

Dampak polusi asap memang terasa bagi dunia usaha perhotelan di Kota Singkawang.

"Semakin lama polusi asap, maka akan lama pula dampak bagi perhotelan di Singkawang," kata GM Hotel Grand Mandarin Singkawag, Erik Sudarto.

Ia mengatakan akibat dampak polusi asap, ketika ada pelanggan yang sudah booking, terpaksa minta jadwal ulang reservasi lantaran kondisi asap yang semakin tebal.

Banyak penerbangan yang delay bahkan cancel, dan berpengaruh pada penjualan sekitar 20-30 persen.

"Belum lagi tamu-tamu dari Kuching,” ujarnya.

Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved