282 Mahasiswa STIK Muhammadiyah Resmi Jadi Sarjana, Rektor Ucapkan Terimakasih

Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan (STIK) Muhammadiyah Pontianak mewisudakan mahasiswa-mahasiswanya, Rabu (18/9/2019).

282 Mahasiswa STIK Muhammadiyah Resmi Jadi Sarjana, Rektor Ucapkan Terimakasih
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Wisudawan-Wisudawati STIK Muhammadiyah Pontianak 

282 Mahasiswa STIK Muhammadiyah Resmi Jadi Sarjana, Rektor Ucapkan Terimakasih

Citizen Reporter
Alumni STIK Muhammadiyah Pontianak,
David Nurfianto, S.Kep

PONTIANAK - Sekolah Tinggi Ilmu Keperawatan (STIK) Muhammadiyah Pontianak mewisudakan mahasiswa-mahasiswanya, Rabu (18/9/2019).

Bertempat di Aula Hotel Aston Pontianak, 282 mahasiswa STIK Muhammadiyah Pontianak telah di kukuhkan sebagai sarjana.

Tidak hanya mahasiswa yang ikut wisuda yang hadir di momentum tersebut.

Tapi juga orang tua, dan keluarga serta kolega dari para mahasiswa yang berwisuda juga turut hadir di Aula Kantor Bupati Sambas.

Para mahasiswa yang berwisuda tampak khidmat mengikuti kegiatan tersebut.

Baca: Hadiri Wisuda STKIP Pamane Talino, Menteri Jonan: Murid Harus Lebih Baik dari Gurunya

Baca: Badan Pembina Ideologi Pancasila Dukung Keuskupan Agung Pontianak Kembangkan STKIP Pamane Talino

Baca: STKIP Pamane Talino Gelar Kuliah Umum Sebelum Wisuda Mahasiswanya

Selain itu juga antusiasme keluarga yang ikut dalam kesempatan tersebut juga menambah rasa bahagia di moment tersebut.

Usai mewisuda mahasiswanya. Rektor STIK Muhammadiyah Pontianak, Haryanto menyampaikan ungkapan terimakasih kepada seluruh mahasiswa dan orang tuanya.

"Saya berterimakasih pada mahasiswa yang telah menempuh pendidikan di Kampus ini. Dan juga kepada seluruh orang tua yang mempercayakan pendidikan anaknya kepada kami," ujar Haryanto.

Lebih lanjut, Haryanto yang juga ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) mengucapkan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati.

"Kami ucapkan selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati yang telah wisuda. Jangan jadikan wisuda ini hanya ajang seremonial, tapi jadikan gerbang awal untuk menempuh karir," ungkapnya.

Tak hanya itu, Ia menegaskan bahwa wisuda bukan seremonial tapi sebuah prosesi awal. Prosesi awal dimana semua belajar, untuk menempuh perjuangan didunia kerja.

"Kami yakin semua bisa mengintegrasikan ilmu yang didapat dilingkungan masing-masing. Dan juga bisa membanggakan orang tua, serta almamater," tutupnya.

Penulis: M Wawan Gunawan
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved