Kemendikbud Menggelar FLS2N di Lampung dan Banten

Ajang tahunan yang menjadi wadah penyaluran bakat seni siswa ini sekaligus sebagai bagian dari Penguatan Pendidikan Karakter (PPK).

Kemendikbud Menggelar FLS2N di Lampung dan Banten
TRIBUNPONTIANAK/Istimewa
Sesjen Didik Suhardi saat membuka FLS2N jenjang pendidikan menengah dan pendidikan khusus, di Bandar Lampung, Senin (16/09/2019). 

Citizen Reporter
Biro Komunikasi dan Layanan Masyarakat
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan 

Kemendikbud Menggelar FLS2N di Lampung dan Banten

JAKARTA- Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) kembali menyelenggarakan Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional Indonesia (FLS2N) di Provinsi Lampung dan Provinsi Banten.

Ajang tahunan yang menjadi wadah penyaluran bakat seni siswa ini sekaligus sebagai bagian dari Penguatan Pendidikan Karakter (PPK).

Sekretaris Jenderal (Sesjen) Kemendikbud, Didik Suhardi menyatakan bahwa FLS2N menjadi momentum bagi siswa untuk mengasah kemampuan seninya yang merupakan bagian dari olah rasa.

"Seni sebagai salah satu olah rasa yang perlu ditingkatkan, karena seni merupakan bagian dari pendidikan, dan kita harus meningkatkan kemampuan anak kita dengan memberikan kesempatan seluas-luasnya kepada mereka agar jiwa seninya terasah dengan baik,” ujar Sesjen Didik Suhardi saat membuka FLS2N jenjang pendidikan menengah dan pendidikan khusus, di Bandar Lampung, Senin (16/09/2019).

Baca: Hadiri Kegiataan O2SN dan FLS2N, Atbah: Usia Belia, Adalah Usia Prestasi

Baca: FLS2N dan O2SN Tingkat Kabupaten Sekadau Resmi Dibuka

Tahun ini FLS2N dilaksanakan pada tanggal 15 s.d. 21 September 2019 di dua provinsi secara serentak, yaitu di Provinsi Lampung untuk jenjang pendidikan menengah, dan Provinsi Banten untuk jenjang pendidikan dasar.

Ajang ini melombakab dua jenis kesenian, yaitu kesenian tradisional dan kesenian kreatif.

Sesjen Didik berharap perhelatan festival tahunan ini dapat melestarikan kekayaan budaya Indonesia dengan memunculkan bibit-bibit pegiat seni dan budaya yang mampu bersaing di skala internasional.

"Kita dikenal sebagai negara adidaya budaya, sehingga setiap kekayaan budaya Indonesia perlu kita lestarikan dengan menyelenggarakan festival seni seperti ini (FLS2N), dan memunculkan potensi anak-anak kita yang kemudian bisa menjadi profesi mereka di masa mendatang," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Maudy Asri Gita Utami
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved