Cegah Dampak Polusi Asap, PC PMII Kota Singkawang Bagikan Masker Gratis

Bencana polusi asap di Kota Singkawang yang kian hari semakin menebal menjadi perhatian Pemerintah Kota (Pemkot) Singkawang

Cegah Dampak Polusi Asap, PC PMII Kota Singkawang Bagikan Masker Gratis
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Singkawang juga ikut melakukan hal sederhana yang berharap dapat mencegah penyakit yang ditimbulkan oleh penghirupan polusi asap dengan membagikan masker gratis di sekitaran lampu merah Jalan Diponegoro, Selasa (17/9/2019) sekitar pukul 15.30 wib. Ist 

Cegah Dampak Polusi Asap, PC PMII Kota Singkawang Bagikan Masker Gratis

SINGKAWANG - Bencana polusi asap di Kota Singkawang yang kian hari semakin menebal menjadi perhatian Pemerintah Kota (Pemkot) Singkawang untuk mengatasinya.

Beberapa tindakan terus dilakukan mulai pemadaman di lahan kebakaran, serta larangan pembakaran lahan atau tanah kosong pun terus disuarakan.

Sebagai aktivis, Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Singkawang juga ikut melakukan hal sederhana yang berharap dapat mencegah penyakit yang ditimbulkan oleh penghirupan polusi asap dengan membagikan masker gratis di sekitaran lampu merah Jalan Diponegoro, Selasa (17/9/2019) sekitar pukul 15.30 wib.

Ketua PC PMII Kota Singkawang, Irma Suryani mengajak para kader untuk terus bersemangat memberikan kesadaran kepada masyarakat akan dampak bahaya pembakaran hutan atau lahan terhadap kesehatan dan lingkungan itu sendiri.

"Sebagai generasi muda, kita wajib turut serta dalam melestarikan lingkungan dan andil jika sudah terjadi pencemaran udara seperti saat ini. Bergerak dan lakukan hal yang bisa kita lakukan," katanya, Rabu (18/9/2019).

Baca: Kondisi Udara Memburuk, IPNU-IPPNU Sekadau Bagikan Masker

Baca: Prihatin Kabut Asap PMII Kota Singkawang Bagikan Masker Gratis

Baca: FOTO: Kapolresta Pontianak AKBP Ade Ary Syam Indradi Bagikan Masker Pada Pengendara

Mantan Ketua PC PMII Kota Singkawang, Andika yang turut hadir menjelaskan pembagian masker ini sebagai wujud kepedulian bencana asap yang terjadi di Kota Singkawang dan di beberapa kabupaten kota di Provinsi Kalimantan Barat.

Pembagian masker secara gratis ini juga untuk mengingatkan masyarakat agar peduli terhadap kesehatannya.

Andika menilai kebanyakan oknum-oknum yang sengaja membakar lahan tujuannya hanya untuk meringankan biaya operasional yang justru membuat polusi asap semakin tebal.

Ia berharap semoga masyarakat dan oknum-oknum pelaku pembakaran hutan dan lahan khususnya di wilayah Kota Singkawamg sadar akan kondisi saat ini.

Ia juga mengajak masyarakat untuk tidak membakar lahan sembarangan pada saat musim kemarau, karena hal ini sangat merugikan bagi masyarakat ramai.

"Stop pembakaran hutan dan lahan, jangan hancurkan lingkungan yang nyaman dan sehat demi kebutuhan pribadi," tegas Andika.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved