Alami Sesak Nafas Akibat Asap, Edi Imbau Warga ke Rumah Oksigen dan Gratis  

Masyarakat yang merasa ada gangguan pernafasan, manfaatkan rumah oksigen untuk memulihkan saluran pernafasannya

Alami Sesak Nafas Akibat Asap, Edi Imbau Warga ke Rumah Oksigen dan Gratis   
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Edi Kamtono mengunjungi rumah oksigen dan melihat pasien yang mengalami sesak nafas.  

Citizen Reporter
Humas Pemkot Pontianak, Jimmy Ibrahim

PONTIANAK - Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono meninjau pelayanan rumah oksigen yang ada di Puskesmas Alianyang, Selasa (17/9/2019).

Rumah oksigen yang ada di Puskesmas Alianyang ini merupakan satu diantara tujuh titik rumah oksigen yang disediakan Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak sebagai pertolongan pertama bagi warga yang terpapar dampak asap yang masih melanda Kota Pontianak.

"Banyaknya masyarakat yang sesak nafas atau mengalami gangguan pernapasan mereka bisa datang langsung ke rumah oksigen yang telah disediakan di beberapa titik fasilitas kesehatan yang sudah ditunjuk," ujar Edi Kamtono.

Warga yang mengalami gangguan pernafasan, penanganannya berupa pemberian oksigen bersih serta alat Nebulizer yang sudah disiapkan di rumah oksigen secara gratis.

"Masyarakat yang merasa ada gangguan pernafasan, manfaatkan rumah oksigen untuk memulihkan saluran pernafasannya," ungkap Edi Kamtono.

Baca: Diselimuti Kabut Asap, BMKG Prediksi Hari Ini Hujan di Kapuas Hulu

Baca: Jeffray Edward Siap Bertatung Pada Pilkada Kabupaten Sintang 2020

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Pontianak, Sidiq Handanu menyebut, ada tujuh lokasi yang ditunjuk sebagai rumah oksigen, yakni Dinkes Kota Pontianak, Puskesmas Gang Sehat, Puskesmas Alianyang, Puskesmas Perumnas I, Puskesmas Kampung Dalam dan Puskesmas Siantan Hilir.

Ia menerangkan, tujuan rumah oksigen ini adalah sebagai pertolongan pertama apabila ada warga yang mengalami sesak nafas. Rumah oksigen itu disediakan Nebulizer.

"Bilamana ada yang mengalami sesak nafas yang diakibatkan asma dampak dari asap, silakan dibawa ke rumah oksigen yang ada di layanan kesehatan yang ditunjuk tersebut," jelas Edi Kamtono.

Apabila kondisi pasien semakin parah sesak nafasnya, lanjut Sidiq, maka segera dibawa fasilitas kesehatan yang lebih tinggi atau rumah sakit terdekat.

"Jadi rumah oksigen itu disediakan sebagai pertolongan pertama," tutup Edi Kamtono.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Syahroni
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved