Warga Sempat Berupaya Padamkan Kebakaran yang Hanguskan SD Fillial Semanai

Koordinator SD Fillial SDN 7 Semanai, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, Yekti menuturkan, warga sempat berupaya memadamkan api

Warga Sempat Berupaya Padamkan Kebakaran yang Hanguskan SD Fillial Semanai
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ADELBERTUS CAHYONO
Warga melihat gedung SD Fillial SDN 7 Semanai yang terbakar akibat Karhutla di Desa Simpang Tiga, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, Minggu (15/9/2019). 

Warga Sempat Berupaya Padamkan Kebakaran yang Hanguskan SD Fillial Semanai

KAYONG UTARA - Koordinator SD Fillial SDN 7 Semanai, Kecamatan Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, Yekti menuturkan, warga sempat berupaya memadamkan api saat gedung sekolah mereka ikut terbakar akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang melanda wilayah itu.

Warga, kata Yekti, sempat berusaha memadamkan api dengan hanya berbekal ember untuk mengangkut air dari parit di depan sekolah.

Menurut Yekti, warga terpaksa melakukan hal itu lantaran tidak mempunyai peralatan pemadam api yang memadai.

"Disini kebakaran (lahan) udah sekitar dua bulan, api nyala mati, nyala mati. Kita disini dikepung api. Belakang rumah saya pun ada kebakaran," kata Yekti saat ditemui di lokasi, Minggu (15/9/2019).

Yekti mengatakan, api diduga mulai menyambar gedung sekolah pada saat angin bertiup kencang.

Karena api terlalu besar, sementara pemadaman hanya dilakukan dengan peralatan seadanya, akhirnya gedung sekolah pun tidak terselamatkan.

Api, kata Yekti, tidak sampai 30 menit melahap seluruh bangunan beserta isinya hingga rata dengan tanah.

Baca: SD Fillial Semanai Terbakar, Trisnawati Khawatir Anaknya Tak Punya Tempat Belajar

Baca: SD Fillial Semanai Terbakar, Pemerintah Kabupaten Pertimbangkan Dua Opsi

Baca: HEBOH Ritual Topo Pendem Terakhir Mbah Pani Senin Malam, Dikubur Selama 5 Hari Sama Seperti Jenazah

Yekti mengungkapkan, tidak ada satu barang pun yang bisa mereka selamatkan. Seluruh berkas, buku-buku pelajaran, dan alat-alat peraga ikut ludes terbakar.

Meski demikian, menurut Yekti, tidak ada korban akibat peristiwa itu.

Para pelajar saat itu memang sedang diliburkan karena kabut asap.

"Kemarin tim pemadam (Manggala Agni) datang bangunannya udah habis terbakar," cerita Yekti.

Diberitakan sebelumnya, gedung SD Fillial SDN 7 Semanai ludes terbakar akibat rembetan api Karhutla pada Sabtu (14/9/2019).

Seluruh bangunan rata dengan tanah. Hanya menyisakan plang nama sekolah yang masih berdiri tegak.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Adelbertus Cahyono
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved