Wali Kota Pontianak Edi Kamtono Keluarkan Imbauan Penangan Dampak Asap Secara Terpadu

Kepada DLH, dimintanya secara aktif melaporkan informasi mengenai perkembangan kondisi udara pasa masyarakat.

Wali Kota Pontianak Edi Kamtono Keluarkan Imbauan Penangan Dampak Asap Secara Terpadu
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono meninjau lahan yang disegel akibat melanggar Perwa no 55 tahun 2018 tentang Kebakaran Hutan dan Lahan, di Jalan Sepakat II, Kota Pontianak, Kalimantan Barat, Senin (12/8/2019) sore. 

Wali Kota Pontianak Edi Kamtono Keluarkan Imbauan Penangan Dampak Asap Secara Terpadu 

PONTIANAK - Pemerintah Kota Pontianak mengeluarkan himbauan terkait mengatasi dampak kemarau panjang dan kondisi udara yang buruk karena pekatnya kabut asap satu diantara mengenai perpanjangan libur sekolah

Saat diwawancarai mengenai perpanjangan libur sekolah, Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono mengarahkan pada instansi terkait yaitu Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pontianak.

Dalam surat edaran dengan nomor 360/16/Umum/2019, yang ditandatangani Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono tersebut memberikan instruksi pada organisasi perangkat daerah sesuai dengan tupoksinya masing-masing, Selasa (17/9/2019).

Instruksi yang diberikan pada Dinas Kesehatan, Edi Kamtono meminta persiapan penanganan masyarakat terutama yang menderita ISPA dengan layanan kesehatan yang ada termasuk tujuh rumah oksigen yang ada dan membagikan masker. 

Baca: Wali Kota Pontianak Edi Kamtono Keluarkan Surat Edaran Penambahan Hari Libur Sekolah

Baca: Edi Kamtono: MTQ Wadah Memahami Isi Kandungan Al Quran

Pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, instruksi diberikan agar mengkaji ulang penjadwalan kurikulum dalam rangka menghadapi ulangan umum, meliburkan anak sekolah dari tanggal 17 September 2019 hingga waktu yang akan ditentukan.

Kepada DLH, dimintanya secara aktif melaporkan informasi mengenai perkembangan kondisi udara pasa masyarakat.

Pada Dinas PUPR Edi Kamtono juga meminta melakukan antisipasi penanganan Karhutla terutama mempersiapkan sumur cadangan atau sekat kanal sebagai sumber air.

Dinas Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Pontianak diinstruksikan iya terus memonitor lahan pertanian masyarakat dan menjaga ketersediaan pangan secara mandiri. 

Baca: VIDEO: Penjelasan Wali Kota Pontianak, Edi Kamtono Terkait Pencemaran Lingkungan

Baca: VIDEO: Edi Kamtono Sidak Pelayanan Disdukcapil, Ini Tujuannya

Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Perdagangan diminta untuk memantuu dan melaporkan harga pangan terkait kondisi udara yang tidak baik karena bisa mengganggu distribusi.

Satuan polisi Pamong Praja Kota Pontianak melakukan penertiban dan tindak panjut (penerapan sanksi) terhadap pelangaran Perda dan Perwa berkaitan dengan penertiban umum dan pembakaran pahan.

Badan penanggulangan Daerah Kota Pontianak melakukan pencegahan , penanganan dan pengawasan bencana asap diKota Pontianak

Dinas Perhubungan Kota Pontianak memonitor uang dan memastikan kelancaran aruslalu lintas darat dan sungai serta transportasi masyarakat.

Camat dan Lurah se Kota Pontianak agar menghimbau masyarakat untuk tidak membakar lahan dan sampah di lingkungannya serta mengawasi dan melaporkan kepada instansi yang berwenang apabila ada pelanggaran.

Update berita pilihan tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak 

Penulis: Syahroni
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved