Kadiskumdag Sebut Perempuan Dominasi 18 Ribu UMKM di Pontianak

Saat ini UMKM yang terdata mencapai 18 ribu, Haryadi mengharap ada sinergitas yang baik antar semua stakeholder.

Kadiskumdag Sebut Perempuan Dominasi 18 Ribu UMKM di Pontianak
TRIBUNPONTIANAK/Syahroni
Pelantikan Pengurus Ranting Iwapi se Kota Pontianak, di Aula Rumah Dinas Wakil Wali Kota Pontianak, Selasa (17/9/2019). 

Kadiskumdag Sebut Perempuan Dominasi 18 Ribu UMKM di Pontianak

PONTIANAK - Adanya pelantikan Pengurus Ranting Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (Iwapi) se-Kota Pontianak ini sebuah hal dinilai Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan Kota Pontianak, Haryadi S Triwibowo adalah langkah baik dalam mendorong kemajuan UMKM yang ada.

Khususnya para pelaku usaha yang ada di enam kecamatan yang dikoordinir oleh Iwapi, tentunya akan bekerjasama dengan pemerintah Kota Pontianak.

Ia bersyukur semakin banyak wadah UMKM maka semakin baik pula untuk kemajuan perekonomian setempat.

Saat ini UMKM yang terdata mencapai 18 ribu, Haryadi mengharap ada sinergitas yang baik antar semua stakeholder.

Baca: Bakal Luncurkan 99% Usahaku, Telkomsel Enterprise Ajak Pelaku UMKM di Indonesia Go Digital

Baca: Produk Unggulan UMKM Kalbar Siap Meluncur ke FESyar KTI 2019

"Adanya Iwapi sebagai wadah untuk perempuan yang berwirausaha maka sangat membantu dalam pengembangan perekonomian kota ini," ucap Haryadi saat diwawancarai setelah acara pelantikan Pengurus Ranting Iwapi Kota Pontianak, di Aula Rumah Dinas Wakil Wali Kota Pontianak, Selasa (17/9/2019).

UMKM memang seharusnya tergabung dalam sebuah wadah, sehingga mampu bersaing baik ditingkat nasional maupun internasional.

"Iwapi inikan sebuah wadah pembinaan dan untuk mengakomodir para pelaku usaha yang notabenenya adalah perempuan," ucapnya.

Lanjut disampaikannya pelaku UMKM Kota Pontianak didominasi oleh para wanita baik ibu rumah tangga maupun kaum mudanya.

UMKM inikan pelaku usaha rumah tangga sehingga para pelakunya memang perempuan.

Mereka ditegaskannya mempunyai peranan yang besar memajukan sektor ekonomi kota.

Ia mengingatkan pula bagi masyarakat harus mencintai produk lokal, jangan suka barang dari luar. Sehingga ini akan membantu pelaku usaha dan meningkatkan perekonomian yang ada.

Mengenai tantangan para pelaku UMKM di Kota Pontianak disebutnya harus fokus dan terus kembangkan produk.

"Mengenai penguasaan teknologi, itu sebuah hal yang harus dimiliki semuanya. Saat ini pelaku usaha sudah berbasis online dan menjual produk melalui online sesuai dengan revolusi industri 4.0," tambahnya. (*)

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Syahroni
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved