Jika Berani Sengaja Bakar Lahan, Jumadi Sebut Namanya Perusahaan Gila!

Kemudian, lanjut Jumadi, terkait dengan PT SAP yang sudah ditetapkan sebagai tersangka. Menurutnya, lahan itu bukan dibakar.

Jika Berani Sengaja Bakar Lahan, Jumadi Sebut Namanya Perusahaan Gila!
TRIBUNPONTIANAK/Hendri Chornelius
Ketua DPRD Sanggau, Jumadi SSos 

Jika Berani Sengaja Bakar Lahan, Jumadi Sebut Namanya Perusahaan Gila!

SANGGAU- Ketua DPRD Kabupaten Sanggau, Jumadi mengakui bahwa perusahaan perkebunan kelapa sawit yang ada di Kabupaten Sanggau tidak akan berani dengan sengaja membakar lahan yang masuk dalam HGUnya.

Hal itu dikarenakan Pemerintah akan menindak tegas perusahaan yang berani membakar lahan.

“Tetapi kalau memang ada perusahaan dengan sengaja membakar lahannya dengan proses peraturan seperti ini, itu namamya perusahaan gila. Sudah berani menanggung resiko, dia tahu peraturan, sudah tegas perintah Presiden, masih ada yang berani coba-coba bakar, gila perusahaan itu,” katanya saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (16/9/2019).

Baca: Polres Sambas Segel Lahan Perusahaan Sawit di Galing, Kebakaran Diperkirakan Capai 20 Hektare

Baca: Dr Erdi : Acuan Kerja Pemerintah Harus Berdasarkan UU untuk Mencari Asal Usul Karhutla

Kemudian, lanjut Jumadi, terkait dengan PT SAP yang sudah ditetapkan sebagai tersangka. Menurutnya, lahan itu bukan dibakar.

“Terus PT SAP yang sudah dinyatakan tersangka, saya bukan berarti bertentangan pendapat. Saya cek ke lapangan, kurang lebih satu hektare lahan terbakar. Itu bukan dibakar,” ujarnya.

Jumadi menegaskan yang namanya membakar, tentu pihak perusahan tahu aturan, resikonya sangat berat.

"Kalau masih ada perusahaan yang benar-benar membakar lahan, wajar dicabut. Wajar dinyatakan tersangka, tapi tolong dikaji benar-benar faktanya,” tegasnya.

Dikatakanya, jika indikasinya berdampak pada perusahaan, bagaimana penduduk setempat dan bagaimana nasib karyawan.

“Kita bukan menyatakan perbedaan pendapat dengan pihak-pihak lain, tidak. Tapi Karena saya bagian dari rakyat, saya nyata turun ke lapangan. Kalau untuk PT SISU saya belum ke sana, apakah benar atau tidak,” pungkasnya. (*)

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Hendri Chornelius
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved