Daftar Wilayah Bersiko ISPA Tertinggi di Kabupaten Sintang, Nanga Lebang Capai 137 Per Seribu Orang

untuk wilayah beresiko penentuannya didasarkan pada pembagian jumlah penduduk. Sedangkan untuk wilayah dengan kasus ISPA berdasarkan jumlah kasus

Daftar Wilayah Bersiko ISPA Tertinggi di Kabupaten Sintang, Nanga Lebang Capai 137 Per Seribu Orang
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/MARPINA WULAN
Grafik dari daftar wilayah yang beresiko terjadinya kasus ISPA tertinggi dan terendah di kabupaten Sintang dari Minggu pertama hingga Minggu ke 37 tahun 2019 

Daftar Wilayah Bersiko ISPA Tertinggi di Kabupaten Sintang, Nanga Lebang Capai 137,4 Per Seribu Orang

SINTANG -  Berdasarkan keterangan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang berikut adalah daftar wilayah yang beresiko terjadinya kasus ISPA tertinggi dan terendah di kabupaten Sintang dari Minggu pertama tahun 2019 hingga Minggu ke 37 pada September 2019, Selasa (17/9/2019).

Wilayah yang beresiko terjadinya kasus ISPA berbeda dengan wilayah yang memiliki kasus ISPA terbanyak.

Hal ini dikarenakan untuk wilayah beresiko penentuannya didasarkan pada pembagian jumlah penduduk.

Sedangkan untuk wilayah dengan kasus ISPA dihitung berdasarkan jumlah kasus yang ada di wilayah tersebut.

Wilayah yang beresiko terjadinya kasus ISPA tertinggi adalah Puskesmas Nanga Lebang Kecamatan Kelam Permai sebesar 137,40 per 1000 penduduk. 

Baca: Jumlah Penderita ISPA di Sintang Terus Meningkat, Hingga September 2019 Capai 19945 Orang

Baca: Berikut Data Penderita ISPA dari Tiap Kabupaten Kota di Kalbar

Di susul Puskesmas Mensiku Kecamatan Binjai Hulu sebesar 113,73 per 1000 pendukung.

Dan Puskesmas Merakai Ketungau Tengah sebesar 92,31 per 1000 penduduk.

Sedangkan untuk wilayah yang beresiko terjadinya kasus ISPA terendah adalah Puskesmas Sepauk Kecamatan Sepauk sebesar 12,21 per 1000 penduduk.

Disusul Puskesmas Pandan Kecamatan Sungai Tebelian sebesar 17,06 per 1000 penduduk.

Baca: Data ISPA Januari Sampai Desember 2019 di RSUD Soedarso

Baca: 6.025 Warga Kalbar Terserang ISPA Akibat Kabut Asap, Mad Nawir Desak Dinkes Proaktif

Sedangkan di Puskemas Kemangai Kecamatan Ambalau sebesar 18,17 per 1000 penduduk.

Secara keseluruhan Kabupaten Sintang beresiko terjadinya kasus ISPA sebesar 47, 63 per 1000 penduduk yang artinya setiap 1000 penduduk diperkirakan terkena ISPA 47,63 atau 48 orang. (Marpina Sindika Wulandari)

Update berita pilihan tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak 

Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved