Cabor PON Terancam dikurangi, KONI Kalbar Sampaikan Kekecewaan
karena di antara Cabor yang ditiadakan tersebut bahkan sudah menggelar Pra PON, kalau dihapus bagaimana pembinaan kedepan
Cabor PON Terancam dikurangi, KONI Kalbar Sampaikan Kekecewaan
PONTIANAK - Ketua KONI Kalimantan Barat, Fachrudin Siregar mengatakan pihaknya kecewa adanya kebijakan pengurangan cabang olahraga pada ajang PON 2020 mendatang di Papua.
Pihaknya akan membahas persoalan tersebut pada forum rapat koordonasi antar KONI se Indonesia di Medan pada 20 September mendatang.
Baca: Detik-detik Pengambilan Sumpah Jabatan Anggota DPRD Mempawah Masa Jabatan 2019-2024
Baca: Gedung SDN 7 Semanai Terbakar Api Karhutla, Orangtua Enggan Siswa Belajar di Gudang
"Kita akan membahasnya di Rakor KONI, karena di antara Cabor yang ditiadakan tersebut bahkan sudah menggelar Pra PON, kalau dihapus bagaimana pembinaan kedepan ," ujarnya kemarin
Fachrudin Siregar membenarkan adanya kebijakan pengurangan 10 Cabor yang akan dipertandingkan pada PON nanti. Namun pihaknya menilai kebijakan tersebut masih sepihak oleh tuan rumah.
"Makanya kita berupaya untuk mencari solusi, misalnya digelar di Papua Barat ,"ujarnya
Fahcrudin mengatakan jika tidak dipertandingkan, tentu suatu kerugian bagi pembinaan atlet daerah bahkan Indonesia, Disamping itu juga sudah banyak pengeluaran anggaran yang dilakukan.
"Tahu-tahunya tiba-tiba tidak dipertandingkan. Ini kan sayang ," ungkapnya
Dia mengatakan semestinya, sebelum kebijakan tersebut dilakukan mestinya dirapatkan bersama terlebih dahulu. Pikirkan juga perjuangan yang telah dilakukan para atlet.
"Mereka juga sudah latihan mati-matian. Maka kita akan bahas diforum KONI agar semua bisa terakomodir," ujarnya.
Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/fachrudin-siregar_20170720_215052.jpg)