DPRD Minta Pemda Sambas Serius Tangani Karhutla

Untuk itu, ia meminta kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas agar segera menyebarkan masker secara masif.

DPRD Minta Pemda Sambas Serius Tangani Karhutla
TRIBUNPONTIANAK/M Wawan Gunawan
Sekretaris DPC PDIP Sambas, Ferdinand Solihin. 

DPRD Minta Pemda Sambas Serius Tangani Karhutla

SAMBAS- Anggota DPRD Kabupaten Sambas dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Ferdinand Solihin meminta kepada Pemerintah Daerah untuk serius menangani kabut asap.

Untuk itu, ia meminta kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas agar segera menyebarkan masker secara masif.

"Kondisi sekarang ibarat negeri di atas awan, kabut asap kian parah akan tetapi masyarakat tetap harus beraktifitas sebagaimana biasa, karenanya dinas kesehatan harus turun untuk memberikan masker kepada warga," ujarnya, Senin (16/9/2019).

Selain itu, ia juga meminta kepada Dinas Kesehatan agar menyiapkan segala sesuatu untuk kemungkinan akan meningkatnya penyakit yang disebabkan oleh kabut asap.

Baca: CARA Pakai MASKER Paling Tepat Menurut Medis, Banyak Orang Keliru Memakai Masker saat Polusi Asap

Baca: Bupati Landak Karolin Perpanjang Libur Sekolah 2 Hari Akibat Kabut Asap

"Puskesmas, Rumah Sakit dan unit pelayanan kesehatan lainnya mesti bersiap untuk melayani masyarakat yang terkena penyakit infeksi saluran pernapasan akibat kabut asap, jangan sampai ada jatuh korban," katanya.

Ia menegaskan, seharusnya kebakaran hutan dan lahan itu juga harus bisa di antisipasi.

"Yang kita ketahui di beberapa tempat di Kabupaten Sambas terjadi kebakaran hutan dan lahan, karena itu upaya pemadaman harus digalakkan, peningkatan alat dan sarana pemadaman mestilah dilakukan," tuturnya.

Oleh karenanya, ia secara tegas meminta agar lahan yang terbakar itu diselidiki dan dilakukan langkah-langkah hukum agar bisa memberi efek jera.

"Harus tegas dan ditangkap jika memang terdapat pelakunya, jangan sampai kebakaran lahan yang terjadi adalah ulah mereka yang ingin membuka lahan perkebunan, baik itu perseorangan maupun korporasi," ungkapnya.

Dengan demikian, jika kabut masih pekat. Maka ia meminta agar pemerintah bisa menambah hari libur.

"Libur sekolah harus diperpanjang kondisi sekarang makin parah kita tidak mau anak-anak kita menjadi korban kabut asap," tutupnya. (*)

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: M Wawan Gunawan
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved