Dishub Terima Bantuan CCTV IP dari Bank Kalbar

Dinas Perhubungan Kabupaten Kapuas Hulu menerima bantuan dari Pimpinan Bank Kalbar Cabang Putussibau, Muhammad Safari

Dishub Terima Bantuan CCTV IP dari Bank Kalbar
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Pimpinan Bank Kalbar Cabang Putussibau, Muhammad Safari saat menyerahkan bantuan Kadis Perhubungan Kapuas Hulu Abdul Halim, Jumat (13/9/2019) kemarin. 

Dishub Terima Bantuan CCTV IP dari Bank Kalbar

KAPUAS HULU - Dinas Perhubungan Kabupaten Kapuas Hulu menerima bantuan dari Pimpinan Bank Kalbar Cabang Putussibau, Muhammad Safari sebesar Rp 99.992.500 untuk membeli CCTV IP.

Kepala Dinas Perhubungan Kapuas Hulu, Abdul Halim menyatakan bantuan tersebut digunakan untuk peralatan monitor berbasis teknologi berupa CCTV IP, dalam upaya untuk meningkatkan pengawasan terhadap pengguna jalan khusus dalam kota putussibau utara dan putussibau selatan.

"Hal ini dipandang perlu adanya peralatan monitor yang berbasis CCTVIP, peralatan tersebut sebagai sarana dan prasarana umum yang mendukung kelancaran dan tertib berlalu lintas di Putussibau Utara utara dan putussibau Selatan," ujarnya kepada wartawan, Senin (16/9/2019).

Baca: Bupati Sintang Serahkan Bantuan Moda Transportasi Dua Unit Speedboat

Baca: Kemendikbud Siapkan Bantuan Operasional Sekolah Afirmasi dan Kinerja untuk Digitalisasi Sekolah

Baca: PT MNS Serahkan Bantuan Alat Damkarhutla ke 7 Desa Binaan di Ketungau Tengah dan Ketungau Hulu

Halim menjelaskan, fungsi dan manfaat CCTV ini adalah lebih meningkatkan keamanan dan memantau semua kegiatan. Serta meningkatkan keamanan tentu memiliki kaitan yang erat dengan pencegahan tindak atau aksi kejahatan dan kriminal.

"Sedangkan fungsi kedua untuk memantau dan mengawasi kemungkinan semua kegiatan yang kita kerjakan untuk kepentingan umum dan pribadi, tanpa menyalahgunakan instalasi CCTV di tempat yang sangat privat dan intim," ucapnya.

Sedangkan CCTV tersebut akan dipasang dibeberapa lokasi, seperti di persimpangan jalan persimpangan kantor bupati 4 unit, persimpangan polres 4 unit, persimpangan gereja protestan 4 unit, persimpangan masjid darussalam kedamin hilir 4 unit, persimpangan bandara 4 unit, persimpangan melapi 4 unit.

"Sebenarnya CCTV sebanyak 20 unit itu tak cukup. Seharusnya ditambah lagi 50 unit CCTV. Jadi nantinya tidak hanya memantau arus lalu lintas, tapi juga pusat keramaian seperti tempat pembelanjaan atau lokasi yang banyak dikunjungi warga. Nanti akan terpantau jika ada orang yang akan berbuat jahat," ungkapnya.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Sahirul Hakim
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved