Anggota Kodim 1203 Ketapang bersama Masyarakat Gelar Solat Istisqa

Dandim 1203/Ktp berharap atas munajat yang dilakukan oleh masyarakat Ketapang diijabah oleh Allah SWT dengan segera menurunkan hujan.

Anggota Kodim 1203 Ketapang bersama Masyarakat Gelar Solat Istisqa
TRIBUNPONTIANAK/Istimewa
Personel Kodim 1203/Ketapang bersama ribuan masyarakat Kabupaten Ketapang dengan khusuk melaksanakan Sholat Istisqa serta doa bersama untuk memohon turunnya hujan, pada Minggu (15/9/19). 

Anggota Kodim 1203 Ketapang bersama Masyarakat Gelar Solat Istisqa

KETAPANG- Personel Kodim 1203/Ketapang bersama ribuan masyarakat Kabupaten Ketapang dengan khusuk melaksanakan Sholat Istisqa serta doa bersama untuk memohon turunnya hujan agar bencana kabut asap akibat kebakaran lahan di wilayah Ketapang segera berakhir.

Kegiatan dilaksanakan pada Minggu (15/9/19) di halaman Masjid Agung Al-Ikhlas Kabupaten Ketapang yang turut dihadiri Kapolres Ketapang AKBP Yuri Serta sejumlah tokoh agama muslim di Kota Ketapang.

Sholat Istisqa dipimpin oleh Ketua Majelis Ulama Indonesi (MUI) Kabupaten Ketapang, Drs. KH. Faisol Maksum.

Baca: VIDEO: Suasana Salat Istisqa di Halaman Masjid Agung Al-Ikhlas Ketapang

Baca: Minta Hujan, Warga Ketapang Laksanakan Salat Istisqa

Turut dihadiri Wakil Bupati Ketapang, Kakanwil Kemenag Ketapang, para SKPD Kabupaten Ketapang serta para tokoh agama dan tokoh masyarakat Ketapang.

Dandim 1203/Ketapang, Letkol Kav Jami’an, S.I.P usai pelaksanaan sholat mengatakan, sholat Istisqa dilaksanakan sebagai upaya dalam rangka untuk memohon dan meminta kepada Allah Subhanallah Ta’alla supaya diturunkan hujan di wilayah Ketapang.

"Sebagai hamba Tuhan kita harus memanjatkan do’a kehadiratNya agar Negara Kesatuan Republik Indonesia yang kita cintai ini khususnya wilayah Kab. Ketapang selalu dalam lindungan-Nya, dalam keadaan aman, damai, sejuk, dan makmur. Serta terbebas dari bencana kabut asap," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut Dandim 1203/Ktp berharap atas munajat yang dilakukan oleh masyarakat Ketapang diijabah oleh Allah SWT dengan segera menurunkan hujan.

Lanjutnya mengimbau kepada masyarakat Ketapang agar dapat bersinergi dalam menjaga dan menciptakan wilayah Kabupaten Ketapang yang bebas dari asap dengan tidak lagi membakar hutan dan lahan.

"Jangan ada lagi masyarakat yang membuka lahan dengan cara membakar lahan karena asap yang ditimbulkan dampaknya sangatlah merugikan kita semua," imbau Dandim 1203/Ktp mengakhiri. (*)

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak
Penulis: Hadi Sudirmansyah
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved