PDAM Pontianak Terkendala Air Baku Saat Kemarau, Komit Tetap Tingkatkan Layanan

Tahun 2020, PDAM Tirta Khatulistiwa dan Pemkot Pontianak kembali mengusulkan 4000 sambungan pada pemerintah pusat.

PDAM Pontianak Terkendala Air Baku Saat Kemarau, Komit Tetap Tingkatkan Layanan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ SYAHRONI
Direktur Utama PDAM Tirta Khatulistiwa Pontianak, Lajito. 

PDAM Pontianak Terkendala Air Baku Saat Kemarau, Komit Tetap Berusaha Tingkatkan Layanan

PONTIANAK - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Khatulistiwa Kota Pontianak terus berusaha meningkatkan kualitas pelayanan sambungan pada masyarakat.

Menurut Direktur Utama (Dirut) PDAM Tirta Khatulistiwa, Lajito menerangkan saat ini total sambungan pada masyarakat sekitar 126 ribu dan 3.700 diantaranya sambungan pada masyarakat Kubu Raya. Masyarakat Kubu Raya yang mendapatkan layanan air bersih dari PDAM Kota Pontianak adalah yang tinggal dibatas kota.

Ia menegaskan untuk layanan memang terus ditingkatkan, namun ada satu kendala pada PDAM Kota Pontianak terkait ketersediaan air baku.

Sejauh ini ketersediaan air baku masih mengandalkan air Sungai Kapuas, sehingga saat terjadi kemarau panjang seperti saat ini kualitas air yang didistribusikan pada masyarakat berpengaruh. 

Baca: Warga Keluhkan Kualitas Air PDAM Pontianak Menurun

Baca: Distribusi Air PDAM Pontianak Payau, Anggota DPRD Emiliana TB Nilai Masalah Klasik

"Kita sampai saat ini memang masih mengandalkan air Kapuas, maka saat terjadi kemarau panjang air kualitas berpengaruh sebabnya kadar garam meningkat," ucap Lajito, Minggu (15/9/2019).

Lajito menyampampaikan secara produksi PDAM Tirta Khatulistiwa tidak ada masalah dan sampai saat ini masih surplus atau berlebihan.

Hanya saja kualitas air yang menurun saat terjadi kemarau panjang karena masih mengandalkan Sungai Kapuas sebagai air baku.

Setiap bulannya PDAM Tirta Khatulistiwa juga membayar pajak retribusi pada pemerintah provinsi terkait pemakaian air permukaan.

Sebetulnya dalam upaya penyediaan air baku ada kewajiban dari pemerintah provinsi karena merekalah yang menarik pajak retribusinya.

Baca: Keruh dan Mengandung Banyak Garam, Air PDAM Pontianak Tak Layak Konsumsi

Baca: M Fahmi Dorong BPR Bank Pasar Lakukan Upaya Postitif, Apresiasi MoU dengan PDAM Pontianak

Halaman
12
Penulis: Syahroni
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved