TERUNGKAP Motif Ibu Kandung Penggal Anak Kembarnya saat Tidur Pulas, Buntut Perlakuan Keji Suami

Menurut tersangka, rasa dendam tersebut terakumulasi dan membuat dirinya nekat menghabisi kedua anak dan mencoba bunuh diri.

TERUNGKAP Motif Ibu Kandung Penggal Anak Kembarnya saat Tidur Pulas, Buntut Perlakuan Keji Suami
Pos kupang.com/gecio viana
Dewi Regina Ano (24), saat berbaring di tempat tidur pasien di ruang di ruang rawat inap bedah perempuan B, RSUD SK Lerik Kota Kupang ditemani anggota keluarga, Jumat (6/9/2019) siang WITA. TERUNGKAP Motif Ibu Kandung Penggal Anak Kembarnya saat Tidur Pulas, Buntut Perlakuan Keji Suami. 

TERUNGKAP Motif Ibu Kandung Penggal Anak Kembarnya saat Tidur Pulas, Buntut Perlakuan Keji Suami

SIAPA tersangka pembunuh anak kembar di Kelurahan Oesapa Barat, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), akhirnya terungkap.

Satuan Reskrim Polres Kupang Kota menetapkan Dewi Regina Ano (24) sebagai tersangka dalam kasus pembunuhan sadis anak kembar di Kelurahan Oesapa Barat, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang.

Dewi Regina Ano adalah ibu kandung anak kembar malang tersebut.

Anak kembar usia lima tahun masing-masing Angga Masus dan Anggi Masus dihabisi ibu kandungnya saat keduanya tidur pulas di mes, Kamis (5/9/2019) silam.

Demikian disampaikan Kasat Reskrim Polres Kupang Kota, Iptu Bobby Jacob Mooynafi, didampingi Kanit PPA Bripka Bregitha N Usfinit, di Mapolres Kupang Kota, Jumat (13/9/2019).

"Berdasarkan hasil interogasi, yang bersangkutan (tersangka) mengakui dia yang melakukan pembunuhan terhadap kedua anaknya," kata Kasat.

Atas perbuatannya, tersangka yang saat ini masih dalam tahap pemulihan kesehatan di rumah sakit dikenakan pasal pasal 80 ayat 3 dan 4 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak ubsider pasal 338 KUHP.

"Dalam undang-undang itu, pada pasal 80 ayat 3 menyebutkan bahwa penganiayaan yang mengakibatkan anak meninggal, diancam hukuman penjara 15 tahun dan ayat ke-4 menyatakan bahwa jika pembunuhan dilakukan oleh orangtua maka ancaman hukumannya ditangani sepertiga dari ancaman hukuman pokok," ujar Kasat Reskrim Polres Kupang Kota.

JEJAK KASUS

Halaman
1234
Editor: Marlen Sitinjak
Sumber: Pos Kupang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved