SMAIT Al-Mumtaz Berikan Pemahaman Tentang Penggunaan Gadget Untuk Siswa Melalui Seminar Parenting

Sekolah Menengah Atas Islam Terpadu (SMAIT) Al-Mumtaz Pontianak menggelar acara seminar Parenting mengangkat tema "Tangguh Di Jaman Now"

SMAIT Al-Mumtaz Berikan Pemahaman Tentang Penggunaan Gadget Untuk Siswa Melalui Seminar Parenting
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Foto bersama usai Seminar Parenting di SMAIT Al-Mumtaz , jumat (13/9/2019). 

SMAIT Al-Mumtaz Berikan Pemahaman Tentang Penggunaan Gadget Untuk Siswa Melalui Seminar Parenting

PONTIANAK - Sekolah Menengah Atas Islam Terpadu (SMAIT) Al-Mumtaz Pontianak menggelar acara seminar Parenting mengangkat tema "Tangguh Di Jaman Now " di Gedung SMAIT Al-Mumtaz, jumat (13/9/2019).

Adapun pembicaya yang dihadirkan adalah Kak Sinyo Egie untuk menyampaikan tentang tema yang diangkat yakni Tangguh Di Jaman Now. Sebanyak 100 orang siswa dan didamlingi guru hadir diacara seminar ini.

Kepala SMAIT Al-Mumtaz , Nizmah mengatakan dilaksanakan kegiatan ini karena melihat masalah penggunaan Gadget dan lainnya hampir merata pada usia SMA diera revolusi industri 4.0.

Baca: SMAIT AL-Mumtaz Gelar Seminar Parenting Mengangkat Tema Tangguh di Jaman Now

Baca: Siswa SMP Islam Terpadu Al-Mumtaz Pontianak Antusias Simak Materi di Arboretum Untan

Baca: SDIT Al-Mumtaz Wisudakan 98 Siswa di Rumah Melayu Pontianak

"Kami pikir menarik dilakukan parenting. Jadi bagaimana kita tidak meninggalkan teknologi tapi mampu bersikap bijak dalam menggunakan teknologi," ujarnya.

Jadi ketakutan orang tua terhadap anaknya yang sering takut akan terkena pornografi dan kecanduan gadget itu bisa diperbaiki melalui pola pikirnya .

"Di SMAIT ini contohnya kami ingin teknologi digunakan dengan semestinya dan anak-anak hanya membawa laptop dan Hp di jam tertentu saja. Di tatip kami anak-anak emang tidak di perbolehkan membawa HP kecuali ada kaitan dengan pembelajaran," ujarnya.

Ia mengatakan terkait larang membawa gadget ke sekolah sampai saat ini belum ada penolakan dari siswa dan mereka sudah sangat paham . Orang tua juga mengapresiasi dengan baik .

"Kadang masalah itu sering menjadi masalah antara anak dengan orang tua dan sekolah berusaha menyikapinya.
Intinya kami tidak menolak teknologi tapi penggunaanya lebih di atur," ujarnya.

Harapannya kedepan bagaimana cara berfikir orang tua menyikapi kondisi jaman sekarang terhadap interaksi anak dengan gadget supaya anak punya imunitas . Bagainana menggunakan teknologi dengan bijak .

"Jangan hanya menilai negattif atau kemudian membiarkan begitu saja.
Masalah utama sebenarnya bukan pada gadget tapi pada kondisi dirumah atau pola asuh orangtua. Jadi hal negatif yang muncul kadang orang tua menyalahkan anak karena main gadget tapi sebenarnya hal ini dimulai dari pola asuh orang tua," jelasnya.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Anggita Putri
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved