REI Expo Hadiah Utama Rumah Siap Huni

Dinas Sosial kunjungi rumah yang menjadi hadiah utama pada acara REI Expo Kalbar 2019. Kunjungan tersebut berlangsung pada Jumat (13/9/2019).

REI Expo Hadiah Utama Rumah Siap Huni
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
PT Permata Muslim Mubarok, berikan hadiah satu unit rumah di Perumahan Perumahan Monika Asri Permai No.B6 Jalan Tanggul II Sungai Rengas Kubu Raya 

REI Expo Hadiah Utama Rumah Siap Huni

PONTIANAK - Dinas Sosial kunjungi rumah yang menjadi hadiah utama pada acara REI Expo Kalbar 2019. Kunjungan tersebut berlangsung pada Jumat (13/9/2019).

Rumah yang terletak di Perumahan Monika Asri Permai No.B6 Jalan Tanggul II Sungai Rengas Kubu Raya ini nantinya akan diberikan kepada peserta yang memenangkan undian.

Menurut ketua panitia, Hasanuddin, dari hasil pengecekan yang telah dilakukan, rumah tersebut telah ditetapkan sebagai rumah layak huni dan aman.

Pengecekan tersebut dilakukan oleh pihak-pihak terkait, seperti notaris, kepolisian dan Dinsos

Untuk pengecekan, penyelenggara REI Expo mengundang Dinsos untuk mengecek kelayakan fungsi pada keadaan fisik bangunan dan perijinan.

Baca: Pertengkaran Rumah Tangga, Psikolog Rika: Cari Penyebab dan Solusinya

Baca: REI Expo di Pontianak Resmi Dibuka, Sukiryanto Singgung Habisnya Kouta Subsidi Rumah dari Pemerintah

Baca: Pagelaran REI Expo Kalbar Bertabur Hadiah Tiap Hari

Penyedia hadiah rumah yakni, PT Permata Muslim Mubarok, menyampaikan jika hadiah rumah ini ditujukan untuk orang-orang yang benar-benar membutuhkan.

Undian rumah diberikan kepada pengunjung yang booking perumahan Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

"Terutama dari segi ekonomi orang-orang yang tidak mampu berhak mendapatkan hadiah rumah ini," ungkapnya Developer PT Permata Muslim Mubarok, Farid, saat berada di stan PT Permata Muslim Mubarok.

Menurutnya pengecekan Dinsos ini bertujuan untuk melihat keadaan fisik rumah, apakah sudah siap atau belum dan sebagai barang bukti bahwa rumah hadiah ini telah benar-benar layak dan siap huni.

Penyidik Dinas Sosial, Muhammad menuturkan dalam proses pengundian berhadiah harus berdasarkan mekanisme dan ketentuan yang berlaku.

"Yang dicek itu, bangunan, lokasi, kemudian tempatnya apakah sesuai dengan skets yang diberikan kepada kami," ungkapnya kepada Tribun Jumat (13/9/2019).

Ia berharap kepada pihak penyelenggara yang nantinya akan memberikan undian berhadiah harus menaati aturan yang telah diamanatkan dalam UU No 22 tahun 1954 tentang undian dan Peraturan Daerah.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved