Poltesa Laksanakan Kegiatan Pelatihan Tanaman Pangan, Untuk Petani Desa Tebas Sungai

Tim dosen Politeknik Negeri Sambas (Poltesa) pelaksana Program Penerapan Teknologi Tepat Guna (PPTTG) kembali menggelar pelatihan

Poltesa Laksanakan Kegiatan Pelatihan Tanaman Pangan, Untuk Petani Desa Tebas Sungai
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Kegiatan pelatihan Menajemen Usahatani Tanaman Padi, Kampus Politeknik Neeri Samabas (Poltesa) beberapa waktu lalu. 

Poltesa Laksanakan Kegiatan Pelatihan Tanaman Pangan, Untuk Petani Desa Tebas Sungai

SAMBAS - Tim dosen Politeknik Negeri Sambas (Poltesa) pelaksana Program Penerapan Teknologi Tepat Guna (PPTTG) kembali menggelar pelatihan di Kantor Desa Tebas Sungai, beberapa waktu yang lalu.

Pada kesempatan itu, tim PPTTG Poltesa yang dibantu pelaksanaan kegiatannya dengan pendanaan yang bersumber dari Direktorat Riset dan Pengabdian Masyarakat, Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti).

Kegiatan ini memberikan Pelatihan Manajemen Usahatani Tanaman Padi kepada warga masyarakat Desa Tebas Sungai. Pada pelatihan tersebut disampaikan materi tentang Kebijakan Pembangunan Pertanian (Globalisasi dan Lokalistik) oleh Suliati, S.PKP (Penyuluh sekaligus Kepala BPP Tebas) dan Manajemen Usahatani Tanaman Padi oleh Hamdi, S.P., M.P.

Di kesempatan itu, suli menuturkan jika bidang pertanian mendapatkan tempat tersendiri untuk pengembangan.

Baca: Kendalikan Tikus dan Hama Lain, Poltesa dan Kemristekdikti Laksanakan Launching Program PPTTG

Baca: 534 Mahasiswa Baru Ikuti PKMB Poltesa Tahun Akademik 2019/2020

Baca: Poltesa Gelar Simposium Nasional, Hadir DPR RI Maman Abdurahman

“Bidang pertanian dan pangan khususnya mendapat tempat yang luas dalam pengembangannya di tingkat global/dunia, begitu juga di tingkat lokal daerah,” ungkap Suli, sebagaimana rilis yang diterima Tribunpontianak.co.id, Sabtu (14/9/2019).

Ia melanjutkan bahwa Negara yang menguasai pangan akan menguasai dunia dan memiliki kedaulatan pangan. Menurutnya, karena panganlah dunia berperang, dan berperang memerlukan pangan dan seterusnya.

“Karena pangan adalah sumber kehidupan. Sehingga politik pangan mempengaruhi semua sisi dalam perhelatan politik dewasa ini. Untuk itu, beliau mengingatkan agar kita harus memiliki kedaulatan pangan meskipun terkadang sulit mencapai kemakmuran yang diharap-harapkan,” tutupnya.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: M Wawan Gunawan
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved