Poltekes Kemenkes Pontianak Mewisuda Sebanyak 1032 Wisudawn Serta Akan Tambah Prodi Baru

Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan (Poltekes Kemenkes) Pontianak melaksanakan Wisuda yang ke- XXVII Ahli Madya dan Sarjana

Poltekes Kemenkes Pontianak Mewisuda Sebanyak 1032 Wisudawn Serta Akan Tambah Prodi Baru
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Foto bersama Kadiskes Provinsi Kalbar usai wisuda ke - XVII Poltekes Kemenkes Pontianak, di Audit Untan, kamis (13/9/2019). 

Poltekes Kemenkes Pontianak Mewisuda Sebanyak 1032 Wisudawn Serta Akan Tambah Prodi Baru

PONTIANAK - Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan (Poltekes Kemenkes) Pontianak melaksanakan Wisuda yang ke- XXVII Ahli Madya dan Sarjana Terapan di Auditorium Universitasn Tanjungpura, kamis (12/9/2019).

Sebanyak 1032 mahasiswa dan mahasiswi yang mengikuti wisuda ke -XXVI Poltekes Kemenkes dari setiap prgram studi.

Direktur Poltekes Kemenkes Pontianak, Didik Hariyadi ,mengatakan bahwa Program Studi Sarjana Terapan Keperawatan Pontianak pada tahun ini telah diakreditasi oleh LAMPT-Kes dengan hasil B.

Dengan demikian 12 Prodi di Poltekes Kemenkes Pontianak semuanya sudah terakreditasi dengan 2 Prodi terakreditasi A, dan 10 Prodi terakreditasi B.

Ia mengatakan sebanyak 1032 Mahasiswa yang diwisuda hari ini terbagi didalam beberap program . Dari Program D3 sebanyak 570 termasuk didalamnya 114 Mahasiswa D3 Program Rekognisi Pembelajaran Lampau atau RPL. Lalu 462 wisudawan sarjana Terapan. Sejumlah 362 wisudawan atau 35 persen mendapat predikat "Dengan Pujian" dan IPK tertinggi mencapai 4.00.

Direktur Poltekes Kemenkes Pontianak, Didik mengatakan Poltekes Kemenkes merupakan salah satu pendidikan vokasi kesehatan yang terbesar di Kalbar.

Baca: Perkuat Tata Kelola Kepemerintahan, Ini Visi Misi Sekretaris DPRD Kapuas Hulu

Baca: Hari Perawat Internasional, Ini Harapan Duta Perawat Poltekes Pontianak

"Dimana kita mempunyai 13 program studi yang sudah ready pada tahun 2019
. Kami juga sudah melakukan kerja sama terutama dengan dinas kesehatan kota terkait dengan pengembangan desa binaan dalam rangka menurunkan masalah stunting maupun angka kematian ibu di Kalbar yang masih tinggi," ujarnya.

Ia mengatakan Poltekes Kemenkes Pontianak mempunyai peran salah satunya ingin membangun sentra atau wilayah binaan di Kalbar dan bekerjasama dengan Pemda setempat untuk megadakan program spesifik terutama di bidang penelitian dan PKM bagi dosen dalam rangka menurunkan angka stunting dan kematian ibu dan anak di Kalbar.

"Salah satu pengembangan yang dilakukan di Pontianak mengingat pasar kerja sekarang yang semakin banyak maka program studi yang di kembang kan di Poltekes Kemenkes Pontianak sesuai perkembangan," ujarnya.

Salah satunya tuntutan terkait profesionalisme tenaga kesehatan .Sehingga pada tahun 2019 ada dua prodi profesi yang dibukan oleh Poltekes Pontianak yaitu program studi profesi ners dan profesi bidan.

Pada tahun 2020 dan selanjutnya akan dikembangkan lagi beberapa prodi diantaranya adalah prodi Asuransi kesehatan , Caregiver, D4 Keperawatan gigi dan Prodi entimologi.

"Dimana ini sangat dibutuhkan pasar kerja terutama terkait dengan membantu di dalam penurunan masalah kesehatan yang di hadapi di Kalbar," ujarnya.

Saat ini di Poltekea mempunyai 6 Jurusan terdiri dari 12 Prodi dan kedepan pada tahun 2020 akan dibuka Prodi profesi bidan sehingga ada 13 yang sudah ready dan punya izin.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Anggita Putri
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved