Penerbangan di Bandara Tebelian Sintang Terganggu Kabut Asap, Maskapai Rugi Ratusan Juta Rupiah

Airport Service Manager M Arman Arif menjelaskan hal tersebut dikarenakan jarak pandang dibawah ketentuan minimum, Kamis (12/9/2019)

Penerbangan di Bandara Tebelian Sintang Terganggu Kabut Asap, Maskapai Rugi Ratusan Juta Rupiah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/MARPINA WULAN
Airport Service Manager Bandara Tebelian Sintang, M Arman Arif. 

Penerbangan di Bandara Tebelian Sintang Terganggu 3 Hari Berturut-turut, Maskapai Rugi Hingga Ratusan Juta Rupiah

SINTANG - 3 Hari berturut-turut penerbangan dibatalkan, Airport Service Manager M Arman Arif menjelaskan hal tersebut dikarenakan jarak pandang dibawah ketentuan minimum, Kamis (12/9/2019)

Arman saat ditemui di Bandara Tebelian Sintang, menjelaskan untuk maskapai Nam Air sendiri mengalami dampak yang cukup besar akibat kabut asap yang melanda Kabupaten Sintang sejak beberapa pekan terakhir.

"Karena kita ini masih kategori G, jadi untuk jarak pandang minimum itu 4800 meter atau 5 kilometer. Nah itu yang menjadi kendala, karena terkait kabut asap yang terjadi di sini untuk jarak pandang selama 3 hari berturut-turut dari hari Minggu- Selasa, 8-10 September 2019, itu paling tinggi jarak pandangnya 3000 meter, semakin siang semakin pekat," ungkapnya. 

Baca: Bandara Tebelian Sintang 3 Hari Lumpuh, 87 Orang Gagal Terbang, Maskapai Merugi Rp 400 Juta

Baca: Bupati Sintang Lepas Keberangkatan 154 JCH dengan Pesawat di Bandara Tebelian

Sehingga dengan kondisi demikian, maka pihak maskapai harus mengambil keputusan untuk membatalkan penerbangan. Tak tanggung-tanggung, pembatalan penerbangan itu terjadi selama 3 hari berturut-turut.

"Seperti kemarin sempat hanya 500 meter sehingga kita mengambil keputusan untuk cancel penerbangan.Kebetulan kita penerbangan satu hari itu satu kali dan kemarin 3 hari berturut-turut cancel. Jadi 3 kali penerbangan kita batalkan. Hari pertama 32 orang penumpang, kedua 28 orang penumpang, dan hari ketiga 27 orang, " ujarnya.

Meski begitu Arman bersyukur sebab dari pihak penumpang memahami kondisi yang dialami dan para penumpang pun melihat secara langsung keadaan dan situasi di Bandara. Dan untuk penumpang yang mengalir pembatalan penerbangan, pihak maskapai juga mengambil tindakan pengembalian biaya tiket dengan ketentuan yang dikembalikan hanya 85%. 

Baca: Kabut Asap, Penerbangan Delay dan Cancel Seolah Hal Biasa Bagi Penumpang Pesawat di Sintang

Baca: Abdul Syufriadi Harap Stikara Sintang Jadi Agen Perubahan Revolusi Mental di Kabupaten Sintang

Sedangkan untuk kerugian yang dialami ditafsir mencapai 400 san juta rupiah. Yang merupakan kalkulasi dari 3 kali pembatalan penerbangan. Adapun rute yang biasa ditempuh adalah Pontianak, Jakarta, Yogyakarta, Ketapang dan Semarang.

"Karena kondisi seperti ini kan bukan kemauan dari kita juga. Jadi kita hanya dapat mengharapkan kesabaran dari para calon penumpang. Karena kami juga tidak akan menerbangkan pesawat jika tidak dalam garis aman. Karena kami mengutamakan keamanan, kalau tidak aman maka kami batalkan," tutup Arman. (Marpina Sindika Wulandari)

Udate berita pilihan tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak   

Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved