Masyarakat Harap DPRD Kota Pontianak Terpilih Ubah Stigma Money Politik

Masyarakat Pontianak menaruh harapan besar pada 45 Anggota DPRD Kota Pontianak terpilih dan akan dilantik Senin (16/9/) mendatang

Masyarakat Harap DPRD Kota Pontianak Terpilih Ubah Stigma Money Politik
TRIBUN PONTIANAK/DESTRIADI YUNAS JUMASANI
Rapat pleno terbuka penetapan perolehan kursi dan calon terpilih anggota DPRD Kota Pontianak Pemilu 2019 di Hotel Golden Tulip, Jalan Teuku Umar, Pontianak, Kalimantan Barat, Minggu (28/7/2019) malam. Sebanyak 45 kursi legislatif ditetapkan oleh KPU Kota Pontianak. 

Masyarakat Harap DPRD Kota Pontianak Terpilih Ubah Stigma Money Politik

PONTIANAK - Masyarakat Pontianak menaruh harapan besar pada 45 Anggota DPRD Kota Pontianak terpilih dan akan dilantik Senin (16/9/) mendatang.

Wakil rakyat diharapkan mampu membawa perubahan dan memberikan ide atau masukan pada eksekutif.

Sebanyak 24 orang anggota baru dari 45, DPRD diharapkannya mampu berinovasi dan memberikan penyegaran.

Satu diantara warga yang mengharapkan perubahan dari para anggota DPRD Kota Pontianak yang akan dilantik, Gunawan (30) Warga Jalan Martadinata Pontianak Barat mengharapkan para wakilnya mau turun langsung kelapangan menyerap aspirasi sekala berkala.

Setidaknya para anggota diharapkan mampu berbuat pada Dapilnya masing-masing dan membawa perubahan signifikan.

Baca: Lebih Dari 50 Persen Anggota DPRD Kota Pontianak Pendatang Baru

Baca: Jadi Anggota DPRD Kota Pontianak Mardiana Harap Masyarakat Utara Beri Dukungan

Baca: DPRD Kota Pontianak Dapat 6 Wakil Rakyat Perempuan, PDIP Tempati Posisi Pimpinan

"Sebagai masyarakat tentunya kita mengharapkan perubahan yang dibuat oleh wakil kita di DPRD, bangunlah daerahnya jangan hanya dibiarkan begitu saja," ucap Gunawan saat diwawancarai di Warung Kopi Panorama, Jumat (13/9/2019).

Gubawan mengharapkan para anggota DPRD dapat mengusulkan dan memperjuangkan ruang terbuka hijau (RTH) di masing-masing Dapil, sehingga makin banyak lokasi yang dapat dijadikan alternatif bermain warga.

Selain itu, ia menyampaikan agar para wakil rakyat yang notabenenya adalah perpanjangan dari masyarakat bisa turun kemasyarakat guna menyerap aspirasi.

"Jangan hanya mau pemilihan turun dan ketemu warga, harusnya selama lima tahun gali dan serap terus aspirasinya," saran Gunawan pada DPRD terpilih.

Kemudian sebagai masyarakat diingatkannya juga, jangan sampai sedikit-sedikit urusan meminta tolong pada dewan sebagai ujung tombak.

"Selama lima tahun harusnya turun lah ngopi same warga, serap aspirasinwarga. Saya juga berharap ubahlah stigma masyarakat akan money politik saat pemilihan sehingga silaturrahmi itu penting dilakukan," tegasnya.

Bagaimana mengubah stigma yang ada, maka turunlah kemasyarakat dan serap aspirasi secara berkala dan tidak hanya saat momen Pileg.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Syahroni
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved